Sabtu, 9 Mei 2026

Lamongan Perkuat Lumbung Pangan, Metode APH Diterapkan untuk Lawan Hama Padi

Lamongan terapkan metode APH lawan hama padi di Kembangbahu, Jumat 24 April 2026. Upaya jaga produktivitas dan ketahanan pangan.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Hanif Manshuri
PENGENDALIN HAMA PADI - Kelompok tani di Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan, Jawa Timur, didampingi dinas pertanian serta anggota polsek dan koramil menggelar Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dengan metode Agens Pengendali Hayati (APH), Jumat (24/4/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Pengendalian hama padi metode APH digelar di Sidomukti, Lamongan, Jawa Timur (Jatim), Jumat (24/4/2026)
  • Target tekan serangan penggerek batang padi yang ancam hasil panen
  • Petani praktik langsung, didukung TNI-Polri dan pemerintah daerah

SURYA.CO.ID, LAMONGAN — Upaya menjaga status Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim), sebagai lumbung pangan nasional terus diperkuat. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menggelar Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dengan metode Agens Pengendali Hayati (APH) di area persawahan Poktan Sidodadi Sukoanyar, Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Jumat (24/4/2026).

Poin Utama Pengendalian Hama:

  • Digelar di Desa Sidomukti, Kembangbahu, Jumat (24/4/2026)
  • Target tekan hama penggerek batang padi
  • Gunakan metode ramah lingkungan APH
  • Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi serangan hama Tryporyza incertulas atau penggerek batang padi yang kerap menurunkan produktivitas panen secara signifikan.

Sejak pagi, hamparan sawah di lokasi tampak ramai. Petani berkumpul bersama penyuluh dan sejumlah pihak terkait untuk mendapatkan arahan sekaligus praktik langsung di lapangan.

Suasana gotong royong terlihat kuat dalam kegiatan tersebut. Kehadiran aparat keamanan juga turut menambah semangat para petani.

Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti, Nanang Sumantri, ikut turun langsung ke sawah mendampingi petani.

"Alhamdulillah saya bisa ikut terjun, " kata Sumantri, Jumat (24/4/2026).

APH Jadi Solusi Ramah Lingkungan

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari camat, Danramil, jajaran Polsek, penyuluh pertanian, perangkat desa hingga kelompok tani.

Kolaborasi ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.

Dalam pelaksanaannya, metode Agens Pengendali Hayati (APH) menjadi fokus utama karena dinilai lebih aman dibanding pestisida kimia.

Poin Keunggulan APH:

  • Ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan
  • Menjaga keseimbangan ekosistem sawah
  • Efektif menekan hama secara berkelanjutan

Petani tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung mempraktikkan penggunaan APH di lahan persawahan.

Dengan metode ini, diharapkan petani mampu menerapkan teknik pengendalian hama secara mandiri dan berkelanjutan.

Polri Turun Tangan Dukung Ketahanan Pangan

Kapolsek Kembangbahu, Sono, menegaskan keterlibatan aparat sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, TNI, pemerintah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani diharapkan mampu memberikan motivasi serta solusi nyata terhadap permasalahan di lapangan,” ujarnya.

Antusiasme petani terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka menyambut baik metode APH karena lebih hemat biaya dan memiliki potensi meningkatkan hasil panen.

Gerakan ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya petani.

Dengan langkah nyata di lapangan, diharapkan serangan hama dapat ditekan, produktivitas padi meningkat, dan kesejahteraan petani Lamongan semakin terjaga.

Upaya ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved