Usai Proyek Jalan Laras Liris, DLH Lamongan Pangkas Pohon Bertahap
Jalan Laras Liris di Kota Lamongan kini tampil lebih rapi setelah rampung dibangun.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Jalan Laras Liris Lamongan rampung dibangun, DLH lanjutkan pemangkasan ratusan pohon di bahu jalan.
- Pemangkasan bertahap demi estetika, keselamatan pengendara, serta kesehatan tanaman.
- Warga diimbau hati-hati saat pengerjaan dan tidak merusak pohon agar lingkungan tetap aman dan nyaman
SURYA.co.id LAMONGAN - Jalan Laras Liris di Kota Lamongan kini tampil lebih rapi setelah rampung dibangun.
Namun, di balik wajah barunya, ada pekerjaan lanjutan yang tengah dikebut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan, yakni pemangkasan pohon-pohon di sepanjang bahu jalan.
Pantauan di lapangan, dalam beberapa hari ini petugas DLH mulai melakukan pemotongan dari sisi selatan, tepatnya di utara jembatan Pasar Tingkat.
Pemangkasan Pohon
Sejumlah pohon yang berjajar di bahu jalan berbatasan dengan sungai Kali Otik terlihat dipangkas pada bagian ujungnya, dengan rata-rata pemotongan mencapai seperempat dari tinggi ranting.
Baca juga: Pemkab Lamongan Gandeng Pengadilan Agama, Bangun Ketahanan Keluarga dan Layanan Publik
Sejauh ini, DLH Lamongan baru merapikan puluhan pohon dari total ratusan pohon yang tumbuh di sepanjang Jalan Laras Liris.
Proses pengerjaan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan waktu dan tenaga, mengingat program serupa juga dijalankan di sejumlah titik lain di wilayah Lamongan.
Dilakukan Secara Bertahap
Sekretaris DLH Lamongan, Teguh Ali Syahbudi, menjelaskan kegiatan pemangkasan tidak bisa dilakukan setiap hari secara penuh di satu lokasi.
"Karena petugas kami juga memiliki tugas perapian pohon di lokasi lain, maka pengerjaan dilakukan bertahap. Namun, pada saatnya nanti seluruh pohon di Jalan Laras Liris akan tuntas dirapikan," ujarnya kepada SURYA.co.id, Kamis (23/4/2026).
Dalam proses pemangkasan tersebut, DLH melibatkan sekitar lima hingga enam orang petugas.
Mereka memiliki peran masing-masing, mulai dari pemotong ranting, pengangkut hasil, potongan ke atas dump truk, hingga pengemudi kendaraan operasional.
Kerahkan Peralatan Pendukung
Selain tenaga manusia, DLH juga mengerahkan peralatan pendukung seperti kendaraan khusus untuk menjangkau bagian atas pohon yang cukup tinggi.
Hal ini diperlukan mengingat ukuran pohon yang besar dengan ranting dan daun yang sudah cukup rimbun.
Teguh menambahkan, pemangkasan dilakukan bukan tanpa alasan. Selain untuk menjaga estetika kawasan jalan yang baru dibangun, langkah ini juga bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
"Tingginya pohon serta lebatnya ranting dan daun berpotensi mengganggu pandangan pengendara, terutama saat malam hari atau ketika cuaca buruk. Selain itu, dikhawatirkan ranting yang terlalu panjang bisa patah dan membahayakan pengguna jalan," jelasnya.
Jaga Kesehatan Tanaman
| Rekam Jejak Menlu Sugiono yang Tegas Tolak Pungutan Lintasi Selat Hormuz, 2 Kapal Pertamina Tertahan |
|
|---|
| Kenali Electrochromic Mirror: Teknologi Spion Otomatis yang Tingkatkan Keselamatan Berkendara |
|
|---|
| Pemkab Lamongan Gandeng Pengadilan Agama, Bangun Ketahanan Keluarga dan Layanan Publik |
|
|---|
| UPDATE Kakek Simokerto Surabaya Tewas Penuh Luka Tusuk: Motif Asmara Mencuat |
|
|---|
| Eri Cahyadi Pacu PAD Surabaya Lewat Reklame di Taman, Ruang Hijau dan Estetika Tetap Prioritas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Proses-pengerjaan-dilakukan-secara-bertahap-karena.jpg)