Minggu, 26 April 2026

Calon Haji Termuda Madiun 2026, Nadien Persiapkan Fisik Dan Mental 

Nadien Syarifah, calon haji termuda Madiun 2026, siap berangkat bersama ibu dengan persiapan matang

Surya.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
TERMUDA - Nadien Syarifah Salsabila (18), menyiapkan koper ibadah haji di rumahnya di Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Senin (20/4/2026). Nadien menjadi Calon Jemaah Haji (CJH) termuda dari Kabupaten Madiun. 

Ringkasan Berita:
  • Nadien Syarifah, calon haji termuda Madiun, siap berangkat 2026 bersama sang ibu. 
  • Persiapan fisik & mental matang, Nadien 18 tahun akan jalani ibadah haji tahun ini. 
  • Didaftarkan sejak 5 tahun, Nadien siap tunaikan rukun Islam kelima dengan doa dan manasik rutin.

 

SURYA.CO.ID MADIUN - Kebahagiaan terpancar dari wajah Nadien Syarifah Salsabila (18), warga Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Tahun ini, ia akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.

Yang istimewa, Nadien tercatat sebagai calon jemaah haji termuda asal Kabupaten Madiun pada musim haji 2026.

Nadien tergabung dalam Kloter 24 yang dijadwalkan berangkat pada 27 April 2026 dari Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Kabupaten Madiun.

Kepada SURYA.CO.ID, Nadien mengaku telah menyiapkan diri secara fisik maupun mental untuk menjalankan rukun Islam kelima tersebut.

Untuk menjaga kebugaran, ia rutin berjalan pagi atau jogging selama minimal 30 menit. Aktivitas yang jarang ia lakukan sebelumnya dalam keseharian.

Baca juga: Simulasi Haji 2026 di Surabaya, PPIH Targetkan Jemaah Masuk Pesawat dalam 90 Menit

Jaga Pola Makan, Asupan Nutrisi Agar Kondisi Tubuh Tetap Prima 

Selain itu, Nadien juga menjaga pola makan serta asupan nutrisi agar kondisi tubuh tetap prima saat keberangkatan maupun selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

"Kalau untuk pemantapan ibadah haji, dari KBIH selalu dilakukan setiap Minggu. Selain itu juga sudah manasik haji," kata Nadien, Selasa (21/4/2026).

Putri pasangan Sigit Andri Utomo dan Lailatu Rofiq Ayuni itu sejatinya sudah didaftarkan haji oleh kedua orang tuanya sejak tahun 2013, saat usianya masih lima tahun.

Setelah menunggu cukup lama, tahun ini ia akhirnya mendapat kesempatan berangkat bersama sang ibu.

"Sebenarnya saya berangkat tahun 2028, ibu berangkat tahun 2024. Tapi ibu menunda keberangkatannya agar bisa berangkat bersama saya. Lalu tahun ini ada penggabungan sehingga bisa berangkat bersama," ujar alumni MAN 2 Kota Madiun itu.

Baca juga: Embarkasi Surabaya Siap Layani 44.087 CJH, Kloter Pertama Masuk Asrama Haji 21 April 2026

Jelang keberangkatannya, Nadien tak lupa membawa sejumlah barang penting yang tak boleh tertinggal, terutama telepon genggam untuk memudahkan komunikasi dengan keluarga di tanah air.

Ia juga menyiapkan beberapa makanan ringan seperti sambal kacang, susu saset, dan biskuit sebagai persediaan jika makanan di Arab Saudi kurang sesuai dengan seleranya.

Keberangkatan haji tahun ini juga tidak mengganggu rencana pendidikannya. Sebab, Nadien baru saja lulus sekolah dan saat ini masih mempertimbangkan pilihan perguruan tinggi.

Ia pun telah menyiapkan doa yang akan ia panjatkan di depan Baitullah untuk kesuksesan masa depannya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved