Sabtu, 25 April 2026

Patung Dewa Kwan Kong Nyaris Dicuri, Penjaga Klenteng Kwan Sing Bio Lakukan Ini 

Patung Dewa Kwan Kong di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban nyaris dicuri, digagalkan penjaga saat sembahyang.

Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Muhammad Nurkholis
PENCURIAN PATUNG  - Penjaga Klenteng Kwan Sing Bio, Kabupaten Tuban, Tio Ingbo, menunjukkan posisi patung dewa di altar yang disebut sempat dipindahkan tanpa pemberitahuan, memicu dugaan percobaan pencurian, Rabu (15/4/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Penjaga klenteng cegah percobaan pencurian patung Kwan Kong di altar Tuban, Rabu (15/4).
  • Patung sempat dibopong, namun setelah ditegur kembali ke posisi semula tanpa izin pengelola.
  • Polisi datang ke lokasi untuk olah TKP dan mengumpulkan bukti terkait dugaan percobaan pencurian.

 

SURYA.CO.ID TUBAN – Sebuah patung dewa di area altar Klenteng Kwan Sing Bio, Kabupaten Tuban. diduga hendak dicuri oleh sekelompok orang, Rabu (15/4/2026).

Untung, dalam aksi tersebut berhasil digagalkan oleh petugas penjaga klenteng saat hendak melakukan sembahyang.

 Patung Dewa Kwan Kong Berada di Altar

Penjaga klenteng, Tio Ingbo, mengatakan jika patung yang hendak dibawa merupakan Kimsin atau Patung Dewa Kwan Kong yang berada di altar. 

Menurutnya, patung tersebut hendak dipindahkan tanpa adanya izin maupun pemberitahuan dari pihak pengelola.

“Namanya patung Kimsin, sama dia mau dibawa tanpa permisi, tanpa sepengetahuan kita,” ujar Tio Ingbo.

Baca juga: Alasan Ratusan Umat Klenteng Kwan Sing Bio Tuban Ngluruk Pemkab, Soal Pengelolaan

Ia menjelaskan, kejadian itu bermula saat dirinya datang ke klenteng untuk sembahyang. Saat itu ia melihat sekitar lima orang berada di sekitar lokasi.

Ingbo yang hendak masuk ke altar untuk sembahyang. Malah melihat patung Kimsin sudah bopong oleh salah satu dari mereka.

“Setelah saya masuk, saya mau sembahyang juga. Tiba-tiba saya toleh, Kimsin itu sudah dibawa, sudah dibopong. Akhirnya saya bentak, mau dibawa kemana itu,” imbuhnya.

Setelah mendapat teguran, patung tersebut akhirnya diletakkan kembali dan tidak jadi dibawa keluar dari area klenteng.

“Setelah ditegur akhirnya diletakkan. Saya bilang tidak bisa, kimsinnya tidak boleh keluar dari sini,” bebernya.

Baca juga: Fenomena Patung Macan Putih Kediri Bakal Diangkat ke Layar Lebar

Terkait kejadian tersebut, Ingbo menyebut pihaknya akan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian agar prosesnya dapat berjalan secara resmi.

“Ya, biar prosesnya berjalan, dari Polres bersama Penasehat Hukum (PH) kita, Pak Heri,” pungkasnya.

Tak lama berselang, petugas kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan memintai keterangan dari saksi-saksi di lokasi guna mendalami motif di balik percobaan pengambilan patung tersebut secara sepihak. Kasus ini kini ditangani oleh pihak berwenang untuk proses hukum lebih lanjut.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved