Anggota TNI Diterjunkan Urai Kemacetan di Ketapang, Waspada Long Weekend Paskah
Sebanyak 65 anggota Batalyon Armed 8/Uddhata Yudha bersama anggota TNI AD dari satuan lain dan TNI AL membantu mengurai kemacetan
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Aparat TNI diterjunkan untuk mengurai kemacetan di jalan utama Situbondo-Banyuwangi, tepatnya di jalur menuju Pelabuhan Ketapang.
- Sebanyak 65 anggota Batalyon Armed 8/Uddhata Yudha bersama anggota TNI AD dari satuan lain dan TNI AL membantu mengurai kemacetan
- Aparat TNI dari berbagai unsur akan turun selama sepekan, terhitung sejak Rabu (1/4/2026).
SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Aparat TNI diterjunkan untuk mengurai kemacetan di jalan utama Situbondo-Banyuwangi, tepatnya di jalur menuju Pelabuhan Ketapang.
Bantuan personel dari TNI menjadi salah satu upaya mengurai kemacetan menuju pelabuhan Ketapang.
Aparat TNI dari berbagai unsur akan turun selama sepekan, terhitung sejak Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Gapasdap : Macet Ketapang-Gilimanuk Bisa Jadi Bom Waktu Jika Tak Ada Solusi Jangka Panjang
Pasukan Batalyon Armed 8
Komandan Kodim 0825/Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya mengatakan, prajurit dari angkatan darat dan laut diterjunkan untuk membantu mengurai kemacetan di jalur menuju Selat Bali.
"Untuk kekuatan personel, dari TNI Angkatan Darat ada 75 orang.
Dari jumlah tersebut, 65 orang merupakan tambahan dari Batalyon Armed 8," kata Triyadi, Kamis (2/4/2026).
Batalyon Armed 8/Uddhata Yudha merupakan satuan bantuan tempur (Satbanpur) di bawah komando Kodam V/Brawijaya yang bermarkas Kabupaten Jember.
Jumlah tersebut belum termasuk perbantuan prajurit dari TNI Angkatan Laut (AL).
Baca juga: Suara Keluhan Rakyat Ketika Macet di Pelabuhan Ketapang Belum Terurai saat Posko Lebaran Sudah Tutup
Ekor Kemacetan 11 KM
Triyadi mengatakan, telah memantau langsung kondisi kemacetan di jalur tersebut.
Kemacetan telah berlangsung selama sekitar 6 hari.
"Kalau dilihat dari beberapa hari terakhir, kendaraan kecil dan bus sebenarnya masih dalam kondisi normal. Lonjakan terjadi saat pembatasan truk besar dibuka, sehingga volume kendaraan meningkat sangat signifikan," tambah dia.
Panjang ekor kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang sempat mencapai 15 kilometer (km).
Pada Selasa siang, ekor kemacetan sedikit menyusut menjadi sekitar 11 km.
"Artinya sudah terurai sekitar 4 km," ujar dia.
Baca juga: Macet Parah Menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Ekor Kendaraan Sentuh 15 Kilometer
