Rabu, 13 Mei 2026

Warga Bojonegoro Panic Buying BBM, SPBU Diserbu Antrean Panjang

Isu kenaikan BBM picu antrean panjang di SPBU Bojonegoro, Jatim. Pertamina memastikan belum ada pengumuman resmi.

Tayang:
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Misbahul Munir
ANTREAN BBM - Pantauan antrean kendaraan roda dua dan mobil pribadi mengular di SPBU wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (31/3/2026). Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) memicu kepanikan warga. 
Ringkasan Berita:
  • Isu kenaikan harga BBM memicu antrean panjang di sejumlah SPBU Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim).
  • Warga panik dan memilih mengisi penuh tangki sebelum harga disebut naik.
  • Pertamina memastikan informasi kenaikan BBM belum resmi dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

 

SURYA.CO.ID, BOJONEGORO – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) memicu kepanikan warga di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Selasa (31/3/2026). Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) diserbu masyarakat.

Pantauan di lapangan, antrean panjang terlihat di beberapa SPBU, seperti di Jalan Veteran, Kalianyar Kapas, Balen hingga Sumberejo. Antrean kendaraan roda dua dan mobil pribadi mengular tidak seperti hari biasa.

Antrean Mengular di Sejumlah SPBU

Sejumlah warga mengaku terkejut dengan kondisi antrean yang tidak biasa. Salah satunya Afifullah (31), warga Desa Nglarangan, Kecamatan Kanor.

“Denger-denger tadi katanya BBM mau naik, tapi di saluran berita resmi belum ada siaran, sepertinya warga panik,” kata Afifullah. 

Warga lainnya, Samsul dari Kecamatan Kapas, mengaku sengaja mengisi BBM lebih awal sebagai langkah antisipasi.

"Katanya mau naik nanti jam 00.00 WIB, mending di isi sekarang, dari pada besok pas benar-benar naik jaga-jaga saja," ujarnya.

Mayoritas Warga Isi Full Tangki

  • Antrean didominasi kendaraan pribadi
  • Pengisian dilakukan full tank
  • Lonjakan terjadi akibat isu yang beredar

Pertamina Tegaskan Informasi Tidak Resmi

Sementara itu, isu kenaikan BBM tersebut dibantah oleh PT Pertamina Patra Niaga. Perusahaan menegaskan informasi yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga BBM.

“Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga BBM per 1 April 2026,” ujarnya.

Imbauan untuk Tidak Mudah Percaya Hoaks

Pertamina mengimbau masyarakat agar bijak menyikapi informasi yang beredar, dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas sumbernya.

Informasi resmi terkait harga BBM hanya dapat diakses melalui kanal resmi perusahaan, seperti situs www.pertamina.com dan www.pertaminapatraniaga.com.

“Pertamina Patra Niaga mendukung imbauan pemerintah untuk menggunakan energi secara bijak,” pungkas Ahad.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved