Seleksi Sekda Ponorogo Disebut Formalitas, Ini Respons DPRD
DPRD Ponorogo soroti seleksi Sekda dan minta transparansi nilai kandidat 3 besar. Isu formalitas jadi perhatian publik.
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- DPRD Ponorogo menyoroti seleksi Sekda yang dinilai harus transparan.
- Tiga besar calon Sekda telah diumumkan oleh pansel.
- Publik diminta mengetahui nilai seleksi kandidat.
SURYA.CO.ID, PONOROGO – Anggota DPRD Ponorogo, Sunarto, menyoroti proses seleksi terbuka (Selter) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim), yang kini telah memasuki tahap akhir.
Panitia Seleksi (Pansel) sebelumnya telah mengumumkan tiga besar calon Sekda melalui pengumuman Nomor: 13/PANSEL/KAB-PO/2026, tentang hasil akhir seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Sekda Ponorogo tahun 2026.
Tiga Besar Calon Sekda
Berdasarkan laman resmi BKPSDM Ponorogo, tiga kandidat yang lolos seleksi adalah:
- Agus Sugiharto (Kepala BPPKAD & Plt Sekda)
- Henry Indrawardhana (Kepala DPPKB)
- Masun (Kalaksa BPBD & Plt Kepala Dinsos P3A)
Sementara Imam Bashori (Kepala Inspektorat) yang sebelumnya masuk empat besar, tidak lolos pada tahap uji gagasan dan wawancara.
DPRD Minta Seleksi Tidak Sekadar Formalitas
Sunarto menegaskan, bahwa proses seleksi Sekda harus berjalan transparan dan tidak sekadar formalitas.
“Kalau saya seleksi sekda jangan sekadar formalitas saja. Juga harus transparan,” ungkap Sunarto, Sabtu (28/3/2026).
Ia juga mengingatkan Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, agar memilih kandidat berdasarkan kriteria objektif tanpa adanya intervensi pihak tertentu.
“Meski Plt Bupati Lisdyarita punya hak prerogatif, namun tanpa mengesampingkan objektivitas,” katanya.
Nilai Seleksi Diminta Dibuka ke Publik
Sunarto menilai transparansi dapat ditunjukkan dengan membuka nilai hasil seleksi kepada publik.
- Nilai seleksi kandidat dinilai perlu diumumkan
- Publik berhak mengetahui proses seleksi terbuka
- Transparansi meningkatkan kepercayaan masyarakat
“Hasil seleksi sekda yang sudah masuk 3 besar ini nilainya bisa diumumkan, sehingga masyarakat juga berhak mengetahui,” tambahnya.
Momentum Perubahan Pasca OTT
Menurut Sunarto, pemilihan Sekda baru menjadi momentum penting bagi Pemkab Ponorogo untuk menunjukkan perubahan, terutama pasca adanya peristiwa hukum (OTT).
“Pemilihan Sekda baru harus menjadi titik balik, bukan sekadar kelanjutan dari pola lama. Harus ada perubahan sistem,” urainya.
Isu Formalitas Minta Klarifikasi
Sunarto juga menyoroti kabar yang menyebutkan bahwa proses seleksi Sekda hanya formalitas, sebagaimana pernyataan yang diduga disampaikan oleh pihak BKD Provinsi Jawa Timur.
“Jika proses ini hanya formalitas, mengapa seleksi terbuka tetap dilanjutkan. Pernyataan tersebut perlu diklarifikasi,” tegasnya.
Aspirasi Warga Jadi Sorotan
Sekda Ponorogo
DPRD Ponorogo
Ponorogo
Sunarto
Agus Sugiharto
Henry Indrawardhana
Masun
Imam Bashori
Lisdyarita
Berita Ponorogo terkini
Berita Ponorogo Terbaru
berita ponorogo hari ini
Jawa Timur
Meaningful
Multiangle
| Sosok Soeroto Plt Sekda Tulungagung yang Tak Dibawa KPK Usai OTT Bupati Gatut Sunu, Sempat Diperiksa |
|
|---|
| Link Live Streaming Persija vs Persebaya Surabaya Malam Ini! Selain Nonton Gratis di Indosiar |
|
|---|
| Program Beasiswa Gojek Jenjang S1 untuk Mitra dan Keluarga, Dibagi Dua Gelombang |
|
|---|
| Dibawa ke Jakarta, 12 Pemkah Tulungagung Diangkut Pakai Bus Harapan Jaya |
|
|---|
| Daftar 12 Pejabat dan Staf Pemkab Tulungagung yang Dibawa KPK Imbas OTT Bupati Gatut Sunu, 4 Lolos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Anggota-DPRD-Ponorogo-Sunarto-dan-Isnani.jpg)