Kamis, 30 April 2026

Kondisi Jalan Bondowoso Memprihatinkan, Hanya 17,1 Persen yang Baik

Jalan baik di Bondowoso hanya 17,1 persen, sementara 27 persen rusak berat.

Tayang:
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Sinca Ari Pangistu
PENDOPO – Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid bersama Wabup As'ad Yahya Syafi'i saat memimpin acara "Bondowoso Memanggil" di Pendopo Kabupaten pada Jumat (27/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Jalan baik di Bondowoso hanya 17,1 persen dari total 1.039 km. 
  • Jalan rusak berat capai 27 persen, lebih banyak dari kondisi baik. 
  • Pemkab perbaiki 134 titik, namun terkendala anggaran terbatas. 

 

​SURYA.co.id BONDOWOSO – Ruas jalan dengan kondisi baik di Kabupaten Bondowoso hanya mencapai 17,1 persen dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 1.039,64 km.

Sementara itu, jalan dengan kondisi sedang berkisar 50 persen, rusak ringan 4,90 persen, dan rusak berat mencapai 27 persen.

Kondisi Infrastruktur

Data ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, saat memaparkan kondisi infrastruktur dalam acara bertajuk "Bondowoso Memanggil" di Pendopo Kabupaten pada Jumat (27/3/2026).

Fathur Rozi mengakui bahwa jumlah jalan rusak memang lebih banyak dibandingkan jalan yang berkondisi baik.

"Jadi, antara yang kondisi baik dan rusak berat selisihnya mencapai 10 persen. Ini adalah kondisi faktual hari ini," terangnya.

Baca juga: Mudik Lebaran Sembari Berwisata Alam di Teduh Glamping dan Kawah Wurung Bondowoso

Kondisi fiskal daerah saat ini juga tengah mengalami tekanan akibat pengurangan dana transfer ke daerah. Bahkan, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tidak tersedia pada tahun ini.

"DAK kita tahun ini hanya dialokasikan untuk sanitasi dan penurunan stunting sebesar Rp1,2 miliar. DAK fisik untuk pendidikan, kesehatan, termasuk irigasi dan jalan, tidak ada," jelasnya.

Menanggapi fenomena banyaknya masyarakat yang melakukan perbaikan jalan secara swadaya akhir-akhir ini, Pemkab Bondowoso memberikan apresiasi. Menurutnya, keterlibatan masyarakat mencerminkan kepedulian terhadap kondisi daerah.

"Pemerintah melihatnya secara positif. Kalau perlu mari kita lakukan bersama-sama, karena itu bentuk kepedulian masyarakat," tambahnya.

Kendati demikian, tahun ini pemerintah daerah tetap melakukan perbaikan di 134 titik jalan yang tersebar di 23 kecamatan. Total panjang jalan yang diperbaiki mencapai 31,46 km.

Baca juga: 25 Ruas Jalan Rusak Dan Berlubang di Sidoarjo Dikebut Perbaikan Jelang Lebaran

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menerangkan bahwa pada tahun 2024, survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menunjukkan bahwa masyarakat menganggap pemerintah kabupaten bekerja jika melakukan beberapa aksi nyata. Urutan teratas dari persepsi tersebut adalah capaian di bidang infrastruktur.

Namun, melihat kondisi Bondowoso saat ini, ia menjelaskan bahwa daerah tidak akan mampu menyelesaikan masalah jalan secara menyeluruh dalam waktu 5 tahun. Bahkan, berdasarkan perhitungan kemampuan anggaran sebelum efisiensi pun, target infrastruktur tersebut sulit tercapai dalam periode tersebut.

"Setelah adanya pemotongan anggaran, perbaikan hanya bisa mencakup sekitar 35 km," ujarnya.

​Kondisi ini diperberat dengan dampak geopolitik global saat ini yang memicu kepanikan masyarakat  di beberapa negara.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved