Senin, 4 Mei 2026

Wisata Bromo Tutup Sementara Saat Nyepi, Dibuka Lagi 21 Maret 2026

Bromo libur sementara saat Nyepi! Kunjungan dibuka lagi 21 Maret. Siapkan rencana perjalananmu

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Wiwit Purwanto
surya.co.id/ahsan faradisi
DITUTUP - Seorang wisatawan menikmati pemandangan di Gunung Bromo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) perlu menyampaikan informasi terkait penutupan sementara kegiatan kunjungan wisata di seluruh kawasan TNBTS 

Ringkasan Berita:
  • TNBTS tutup sementara 19–20 Maret untuk Nyepi. Wisatawan bisa kembali mulai 21 Maret pukul 12.00 WIB.
  • Bromo-Tengger Semeru libur wisata selama Nyepi. Penutupan hormati ibadah dan jaga kelestarian alam.
  • Selama Nyepi, akses wisata Bromo ditutup. Kunjungan dibuka lagi 21 Maret. Sesuaikan rencana perjalanan.

 

SURYA.co.id MALANG – Balai besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup sementara akses pariwisata ke kawasan. 

Penutupan ini dilakukan untuk menghormati peringatan Nyepi yang akan dilaksanakan oleh umat Hindu pada 19 Maret 2026.

“Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) perlu menyampaikan informasi terkait penutupan sementara kegiatan kunjungan wisata di seluruh kawasan TNBTS. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah keagamaan serta upaya menjaga kelestarian ekosistem kawasan konservasi,” ujar Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Rudijanta Tjahja Nugraha, Rabu (18/3/2026).

Bromo Tutup Total 19 Maret 2026 hingga 20 Maret 2026. 

Penutupan total kegiatan wisata akan dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2026 hingga 20 Maret 2026. 

Baca juga: Momen Nyepi 2026 di Desa Balun Lamongan Bareng Malam Takbiran, Toleransi Warga Jadi Sorotan

Langkah ini dilakukan untuk menghormati Hari Raya Nyepi, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan khidmat tanpa adanya aktivitas wisata di dalam kawasan taman nasional.

“Kunjungan wisata akan dibuka kembali mulai 21 Maret 2026 pukul 12.00 WIB,” imbuh Rudijanta.

Dijelaskan Rudijanta, selama masa penutupan, seluruh aktivitas kunjungan wisata dan kegiatan non-esensial dihentikan sementara. 

Pengecualian hanya diberikan untuk kegiatan strategis atau penanganan keadaan darurat dengan izin Kepala Balai Besar TNBTS.

Rudijanta mengatakan, informasi ini disampaikan agar pelaku jasa wisata dan calon pengunjung dapat menyesuaikan rencana perjalanan mereka sesuai jadwal penutupan kawasan. 

Baca juga: Kronologi Turis Asal Thailand Kemalingan 7 Koper di Bromo, Polisi Tangkap 1 Orang

Dengan demikian, diharapkan seluruh pihak dapat mendukung upaya pelestarian alam sekaligus menghormati nilai-nilai adat dan budaya. 

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan wisata alam dapat berjalan dengan aman, tertib, dan berkelanjutan,” Harap Rudijanta.

Dicky Putra, seorang pelaku jasa perjalanan wisata yang berbasis di Surabaya mengatakan bahwa informasi penutupan tempat wisata di kawasan Bromo sudah ia dengar. 

Pada momen ini, Dicky mengungkapkan bahwa kunjungan tidak terlalu banyak dibanding hari-hari biasa. Pengunjung sudah tahu bahwa saat kegiatan Nyepi, akses ke Bromo ditutup sementara.

“Mereka sudah tahu kalau kunjungan ke Bromo tidak bisa saat Nyepi, jadinya memilih hari lain,” terang Dicky.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved