Senin, 27 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Malang pada 18-19 Maret 2026

Lonjakan arus mudik Lebaran 1447 H di Malang diperkirakan mencapai puncaknya pada 18–19 Maret 2026. 

Surya.co.id/Rifky Edgar
MUDIK LEBARAN - Sejumlah kendaraan roda empat saat hendak keluar dari pintu Tol Singosari kabupaten Malang pada Selasa (17/3/2026). Satlantas Polres Malang memprediksi, puncak arus mudik lebaran di Malang akan terjadi pada 18-19 Maret 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Puncak arus mudik Lebaran di Malang diprediksi terjadi 18–19 Maret 2026, bertepatan cuti bersama Nyepi.
  • Lonjakan kendaraan diperkirakan menembus 25 ribu unit per hari, dengan pantauan saat ini arus masih ramai lancar di simpang Karanglo dan tol.
  • Polisi siapkan pembatasan truk sumbu tiga ke atas dan antisipasi arus balik, yang diprediksi puncaknya 28–29 Maret 2026.  

 

SURYA.co.id, MALANG - Lonjakan arus mudik Lebaran 1447 H di Malang diperkirakan mencapai puncaknya pada 18–19 Maret 2026. 

Berdasarkan pola tahun sebelumnya dan momentum cuti bersama Nyepi, volume kendaraan diprediksi menembus lebih dari 25 ribu unit per hari. 

Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang, Iptu Andi Agung, menyebut prediksi ini sebagai langkah antisipasi kepadatan lalu lintas di berbagai akses utama Malang Raya.

Belum Terjadi Penumpukan Kendaraan

Pantauan SURYA.co.id, Selasa (17/3/2026) pada pukul 13.30 WIB, belum terjadi lonjakan penumpukan kendaraan di persimpangan Karanglo. 

Baca juga: Mudik Bali-Jawa Macet Parah, Antrean di Pelabuhan Gilimanuk Tembus 21 Km

Simpang Karanglo merupakan akses vital pintu masuk menuju ke tiga daerah di Malang Raya, yakni Kota Batu Kota Malang dan Kabupaten Malang sisi utara.

Arus lalu lintas cenderung ramai lancar, dengan didominasi oleh kendaraan roda dua maupun mobil pribadi.

Underpass Karanglo Ramai Lancar

Sementara dari sisi underpass Karanglo, kendaraan yang melintas baik dari arah Utara ke selatan (Malang-Surabaya) juga ramai lancar.

"Untuk prediksi musim Lebaran nanti, berkaca pada tahun 2025, kenaikan arus kendaraan diperkirakan di atas 25.000 per hari. Puncaknya kami prediksi mulai 18 dan 19 Maret, bertepatan dengan cuti bersama Nyepi," ucapnya.

Akses Tol Terpantau Normal

Berdasarkan pantauan selama awal Operasi Ketupat Semeru 2026, arus lalu lintas di sejumlah akses tol menuju Malang masih terpantau normal. 

Data kendaraan keluar masuk Malang melalui Tol Lawang, Singosari, dan Pakis menunjukkan fluktuasi yang belum signifikan.

Jumlah Kendaraan yang Masuk dan Keluar Malang

Untuk kendaraan keluar Malang menuju arah Surabaya tercatat sebanyak 19.860 kendaraan pada Jumat (13/3/2026) meningkat menjadi 22.044 kendaraan pada Sabtu (14/3/2026).

Kemudian turun menjadi 18.873 kendaraan pada Minggu (15/3/2026) dan kembali naik menjadi 20.823 kendaraan pada Senin (16/3/2026).

Sementara itu, kendaraan yang masuk ke wilayah Malang dan Kota Batu tercatat sebagai berikut :

  • 20.939 kendaraan pada Jumat (13/3/2026), 
  • 22.842 kendaraan pada Sabtu (14/3/2026) 
  • 17.805 kendaraan pada Minggu (15/3/2026)
  • 20.304 kendaraan pada Senin (16/3/2026)

"Dari data tersebut, pergerakan mudik belum terlihat signifikan. Saat ini masih didominasi arus lalu lintas harian biasa, dengan kepadatan tertinggi terjadi pada Sabtu, rata-rata sekitar 22 ribu kendaraan," jelasnya.

Meski demikian, pihak kepolisian mencatat adanya peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan di ruas Tol Singosari dibandingkan jalur lainnya seperti Lawang dan Pakis.

Pembatasan Kendaraan Angkutan Barang

Selain mengantisipasi lonjakan arus mudik, Satlantas Polres Malang juga memperketat pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang, khususnya truk dengan sumbu tiga ke atas yang tidak termasuk kategori pengangkut kebutuhan pokok dan bahan bakar.

Selama Operasi Ketupat, pembatasan kendaraan angkutan tetap diberlakukan.

"Kami masih menemukan kendaraan sumbu tiga ke atas yang tidak sesuai ketentuan, sehingga kami lakukan patroli dan edukasi ke para pengusaha angkutan sebagai langkah preventif," tegasnya.

Koordinasi dengan Polsek di Pintu Tol

Ia menambahkan, koordinasi dengan jajaran Polsek di sekitar pintu tol seperti Lawang dan Pakis juga terus dilakukan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.

Selain puncak arus mudik, kepolisian juga telah memetakan potensi arus balik. 

Gelombang pertama diperkirakan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, sementara puncak arus balik kedua diprediksi berlangsung pada Sabtu hingga Minggu, 28–29 Maret 2026.

"Untuk arus balik kedua diprediksi menjadi puncaknya, dan diharapkan pada 30 Maret aktivitas sudah kembali normal," tandasnya. (Rifky Edgar)

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved