Rabu, 6 Mei 2026

Mudik Lebaran 2026

Mudik Bali–Jawa Membludak, Pelabuhan Gilimanuk Macet Berjam-jam

Antrean 20 km terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, sementara Pelabuhan Ketapang relatif landai.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id/Aflahul Abidin
MUDIK - Para pemudik dari Bali tiba di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi pada H-6 Lebaran 2026 atau Minggu (15/3/2026). Pelabuhan Gilimanuk terpantau macet sementara Pelabuhan Ketapang landai. 
Ringkasan Berita:
  • Arus mudik Bali ke Jawa memicu antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk.
  • Antrean kendaraan mencapai 20 km dan pemudik menunggu hingga 7 jam.
  • Sebaliknya, arus kendaraan di Pelabuhan Ketapang relatif lengang.

 

SURYA.co.id BANYUWANGI - Suasana di Pelabuhan Ketapang di Kabupaten Banyuwangi landai pada H-6 Lebaran 2025 atau Minggu (15/3/2026). Sebaliknya, antrean kendaraan mengular hingga lebih dari 20 kilometer (km) di Pelabuhan Gilimanuk Bali.

Kondisi tersebut mencerminkan tingginya jumlah warga yang pulang kampung dari Bali menuju Jawa pada Lebaran kali ini. 

Sementara, masyarakat yang berangkat ke Bali untuk berlibur atau keperluan lainnya relatif menurun.

Antrean Menuju Pelabuhan Gilimanuk Mengular 20 Km

Kepadatan pemudik yang hendak menyebrang menuju Jawa membuat antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk mengekor hingga lebih dari 20 km. Para pemudik terjebak hingga lebih dari tujuh jam untuk bisa naik ke kapal.

"Saya berangkat tadi malam jam 21.00 WITA naik mobil travel. Mulai terjebak macet pukul 02.00 WITA di wilayah Kecamatan Melaya, Jembrana," kata Cakung, salah satu pemudik asal Banyuwangi.

Baca juga: Mudik Lebaran 2026: Penumpang Bandara Dhoho Kediri Naik 55 Persen, Tiket H-5 Ludes

Ia dan rombongan baru bisa masuk ke area Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 05.00 WITA. Tidak langsung bisa masuk kapal, di pelabuhan rombongan masih harus mengantre berjam-jam.

Cakung baru bisa naik kapal fery siang harinya. Kapal yang ia tumpangi berlabuh di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi sekitar pukul 11.00 WIB.

"Tidak menyangka kalau bakal semacet ini. Karena informasinya dari teman-teman yang sudah mudik, kemarin-kemarin tidak separah ini," kata dia.

Pemudik lain, Agus, mengaku terjebak berjam-jam meski ia menaiki sepeda motor saat hendak mudik dari Bali ke Jawa. Agus berangkat dari Nusa Dua Minggu sekitar dini hari. Sekitar pukul 06.00 WITA, Agus mulai terjebak kemacetan. Ia baru sampai di Banyuwangi selepas tengah hari.

"Macet, padahal saya naik motor," kata Agus.

Mulai Padat

Sementara pantauan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi untuk kendaraan yang hendak berangkat menuju Bali menunjukkan tak ada kepadatan. Kendaraan yang melintas didominasi oleh mobil pribadi. 

Area parkir dalam pelabuhan pada Minggu siang terpantau lenggang.

Baca juga: Bandara Banyuwangi Siap Hadapi Mudik Lebaran, 7.175 Penumpang Diprediksi Terbang

Kepadatan pemudik dari Bali ke Jawa tercermin dari tingginya jumlah penumpang dalam beberapa hari terakhir. ASDP Ketapang mencatatkan, pemudik yang menyebrang dari Bali menuju Jawa pada H-7 mencapai 54.652 orang atau naik 8,1 persen periode yang sama tahun lalu.

Jumlah kendaraan yang menyebrang pada hari yang sama juga mengalami kenaikan 19,1 persen dari 14.978 unit pada H-7 Lebaran 2025 mennadi 17.835 unit.

"Kenaikan tertinggi terjadi pada kendaraan roda dua yang naik 37,5 persen menjadi sebanyak 10.733 unit. 

Sementara mobil pribadi hanya naik 0,7 persen menjadi 4.610 unit," kata GM ASDP Ketapang Arief Eko.

Jika ditotal sejak H-10 hingga H-7, penumpang dan kendaraan yang mudik dari Bali menuju Jawa belum sebanyak tahun lalu.

Total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk mulai dari H-10 sampai H-7 tercatat 152.224 orang atau turun 11,7 persen. Sementara total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 48.877 unit atau turun 5,6 persen. 

Sementara dari arah sebaliknya, yakni dari Jawa menuju Bali, total penumpang yang menyeberang dari H-10 sampai H-7 tercatat 100.581 orang atau naik 3,9 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 21.153 unit atau naik 6,1 persen dibandingkan periode yang sama.

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved