Sabtu, 25 April 2026

Pengurus Masjid Cheng Hoo Pandaan Pasuruan 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

Pengurus takmir dan nadzir Masjid Cheng Hoo Pandaan periode 2026–2031 resmi dikukuhkan.

|
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
SPIRIT BARU : Proses pengukuhan pengurus takmis Masjid Cheng Hoo Muhammad Cheng Hoo Pandaan. (HUMAS PEMKAB PASURUAN) 

Ringkasan Berita:
  • Pengurus takmir Masjid Cheng Hoo Pandaan 2026–2031 resmi dikukuhkan.
  • KH Musholin Muslih dipercaya sebagai Ketua Umum takmir.
  • Pemkab berharap masjid jadi pusat dakwah, pendidikan, dan sosial.

SURYA.co.id PASURUAN - Pengurus takmir dan nadzir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan masa bakti 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam malam inaugurasi yang digelar di masjid, Jumat (13/3/2026) malam.

Pengukuhan ini berdasarkan Keputusan Bupati Pasuruan Nomor 451.5/183/HK/013/2026 tentang Pengurus Nadzir dan Takmir Masjid Muhammad Cheng Hoo Kabupaten Pasuruan di Pandaan.

KH Musholin Muslih Sebagai  Ketua Umum Takmir

Dalam struktur kepengurusan baru, KH Musholin Muslih dipercaya sebagai Ketua Umum Takmir.

Sementara itu, posisi Ketua II diisi oleh Abah Sobri Sutroyono, yang juga dikenal sebagai mantan Ketua PCNU Bangil.

Adapun jabatan Sekretaris diemban oleh Bahrul Alam, dan Bendahara Umum dijabat oleh H Achmad Tauchid.

Baca juga: Ramadan 2026, Tiga Pengadilan Bareng-Bareng Sebar Sedekah dan Bagikan Takjil di Sidoarjo

Kepengurusan ini akan menjalankan tugas selama lima tahun ke depan, mulai 2026 hingga 2031.

Selain takmir, juga dibentuk pengurus nadzir yang bertugas mengelola serta bertanggung jawab terhadap aset wakaf masjid, termasuk menetapkan dan mengawasi kinerja pengurus takmir.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Takmir KH Musholin Muslih menegaskan, pengelolaan masjid merupakan amanah besar yang harus dijalankan secara bersama-sama dengan penuh keikhlasan.

Ia mengingatkan seluruh jajaran pengurus agar memandang tugas tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada Allah sekaligus pelayanan kepada masyarakat.

“Masjid ini adalah Baitullah, rumah Allah. Tugas kita adalah berkhidmat kepada Allah dengan melayani masyarakat yang datang untuk beribadah,” ujarnya.

Baca juga: Iktikaf Masjid Namira Lamongan: Beribadah Serasa di Masjidil Haram

Ia juga menekankan pentingnya menciptakan suasana masjid yang aman, nyaman, dan ramah bagi para jamaah maupun pengunjung.

Menurutnya, pengurus harus memastikan tidak ada gangguan maupun ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat yang datang ke masjid.

“Jangan sampai ada pengunjung datang ke Masjid Cheng Hoo mengalami ketidaknyamanan atau gangguan. Masjid harus menjadi tempat yang menenangkan dan memberi pelayanan terbaik kepada umat,” katanya.

KH Musholin juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang telah berkontribusi dalam memakmurkan masjid.

Ia berharap pengalaman dan masukan dari para tokoh agama serta pengurus lama tetap menjadi bagian penting dalam pengembangan masjid ke depan.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved