Pelecehan Atlet Perempuan Kickboxing
DPRD Jatim Kecam Dugaan Pelecehan Atlet Kickboxing, Desak Evaluasi Menyeluruh
Anggota Komisi E DPRD Jatim Suli Daim mendukung penuh kepolisian dalam menangani kasus dugaan pelecehan atlet kickboxing oleh pelatihnya
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Anggota Komisi E DPRD Jatim Suli Daim mendukung penuh pihak kepolisian menangani kasus Dugaan pelecehan terhadap Atlet oleh Pelatih Kickboxing Jatim agar dugaan pelecehan ini dapat diusut tuntas.
- Ia mengecam keras segala bentuk kekerasan dan pelecehan terhadap atlet baik fisik, psikis maupun seksual.
- Mendesak agar KONI Jawa Timur, Dispora Provinsi Jatim , serta Pengurus Provinsi Kickboxing Indonesia untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan atlet.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dugaan pelecehan terhadap Atlet oleh Pelatih Kickboxing Jawa Timur mendapat perhatian serius dari DPRD Jatim.
Anggota Komisi E DPRD Jatim Suli Daim mendukung penuh pihak kepolisian yang saat ini menangani kasus tersebut agar dugaan pelecehan ini dapat diusut tuntas.
Suli memberikan dukungan karena ia mengecam keras segala bentuk kekerasan dan pelecehan terhadap atlet baik fisik, psikis maupun seksual.
Sebab hal tersebut mencederai nilai-nilai sportivitas, kemanusiaan dan martabat dunia olahraga.
Baca juga: Breaking News: Polda Jatim Bongkar Kasus Pelecehan Atlet Perempuan oleh Pelatih Kickboxing
Sebagai informasi, korban yang merupakan atlet perempuan dan kerap mengikuti turnamen internasional menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum pelatih cabor kickboxing berinisial WPC (44). Pelaku saat ini telah diringkus oleh Polda Jatim.
KONI Jatim yang telah angkat bicara terkait kasus ini, mengkonfirmasi terduga pelaku pelecehan yang ditahan Polda Jatim sekaligus merupakan Ketua Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia (KBI) Jawa Timur, Wira Prasetya Catur.
"Mendukung sepenuhnya proses hukum yang sedang dilakukan oleh aparat kepolisian agar kasus ini diusut secara transparan, profesional, dan memberikan keadilan bagi korban," kata Suli kepada SURYA.CO.ID saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).
Ketua Umum IKA Umsura itu turut mendesak agar perlindungan maksimal bagi korban dilakukan.
Termasuk pendampingan psikologis, hukum dan jaminan keberlanjutan karier atlet.
Tujuannya, agar korban tidak mengalami tekanan atau intimidasi dalam proses penanganan perkara.
Baca juga: Update Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Atlet Kick Boxing, KONI Jatim Sebut Plt Ketua KBI Jatim
Desak Ada Evaluasi Menyeluruh
Suli juga mendesak agar KONI Jawa Timur, Dispora Provinsi Jawa Timur, serta Pengurus Provinsi Kickboxing Indonesia untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan atlet.
Termasuk pengawasan terhadap pelatih dan mekanisme perlindungan atlet. Kasus ini harus jadi momentum perbaikan.
"Mendorong penerapan kode etik yang ketat bagi pelatih dan official olahraga, serta membangun sistem pengaduan yang aman dan terpercaya bagi para atlet apabila terjadi pelanggaran," jelas Suli yang juga Mantan Ketua Umum PWPM Jatim ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-E-DPRD-Jatim-Suli-Daim-KBI.jpg)