Minggu, 10 Mei 2026

Angin Puting Beliung Terjang Jogoroto Jombang, Belasan Rumah Rusak dan Satu Warung Roboh

Angin puting beliung terjang Desa Ngumpul, Jogoroto, Jombang. Belasan rumah rusak dan satu warung roboh setelah hujan dan angin kencang.

Tayang:
Surya.co.id
PUTING BELIUNG - Tampak rumah warga yang terdampak angin puting beliung yang melanda Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Minggu (8/3/2026). Hujan deras disertai angin melanda wilayah setempat. 

Ringkasan Berita:
  • Puting beliung menerjang Desa Ngumpul, Jogoroto, Jombang.
  • Belasan rumah warga rusak, sebagian atap beterbangan.
  • Satu warung roboh hingga rata dengan tanah.
  • Warga gotong royong bersihkan puing dan berharap bantuan pemerintah.

 

SURYA.co.id – Angin puting beliung menerjang Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Terjangan angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan tersebut mengakibatkan belasan rumah warga mengalami kerusakan dan satu warung dilaporkan roboh hingga rata dengan tanah.

Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang terlepas dan beterbangan akibat kuatnya hembusan angin.

Bahkan, dua rumah warga mengalami kerusakan cukup berat sehingga atapnya terpaksa ditutup sementara menggunakan terpal.

Angin Datang Tiba-Tiba

Salah satu warga setempat, Desy Andra (34), menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung sangat cepat. Menurutnya, sebelum angin datang wilayah tersebut hanya diguyur gerimis.

"Awalnya hanya gerimis, tidak terlalu deras. Tapi tiba-tiba anginnya sangat kencang dan langsung menerbangkan material bangunan sampai ke depan musala," ucapnya dalam keterangan yang diterima wartawan SURYA.co.id pada Minggu (8/3/2026).

Ia menjelaskan, angin puting beliung terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan hanya berlangsung beberapa saat. Meski singkat, dampaknya cukup besar bagi warga sekitar.

"Kejadiannya cepat sekali, tidak lama. Di sekitar sini ada sekitar enam rumah yang terdampak," ujarnya melanjutkan.

Kerusakan paling parah, lanjut Desy, terjadi pada bagian teras dan atap rumah yang terlepas diterpa angin.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena material bangunan yang beterbangan tidak sampai masuk ke dalam rumah.

"Waktu kejadian ada pemilik rumah di dalam, tapi materialnya tidak sampai masuk ke rumah," jelasnya.

Warung Hancur, Atap Rumah Warga Rusak Parah

Sementara itu, warga Dusun Belut, Desa Ngumpul, Komariyah (50), mengaku angin kencang muncul setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Situasi tiba-tiba berubah kacau saat angin datang menerjang permukiman.

"Hujan dulu sama angin, lalu tiba-tiba semuanya jadi berantakan," ungkapnya.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved