Senin, 8 Juni 2026

MBG Jatim Jangkau 8,4 Juta Pelajar, Perputaran Ekonomi Tembus Rp 4,17 Trilliun

Program MBG telah berhasil dirasakan manfaatkan oleh 8,4 juta penerima manfaat di seluruh Jatim.

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Wiwit Purwanto
Surya.co.id
RAKOR - Menteri Koordinator Pangan RI Zulkifli Hasan menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jawa Timur di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (19/2/2026). FATIMATUZ ZAHROH/SURYA 

Ringkasan Berita:
  • Rakor ini digelar dalam rangka memaksimalkan program MBG di Jatim.
  • Jawa Timur mencatat 3.339 SPPG atau sekitar 82 persen dari target pemerintah pusat. 
  • Program MBG berhasil dirasakan  oleh 8,4 juta penerima manfaat di seluruh Jatim.
  • Seluruh SPPG tersebut melayani lebih dari 8,4 juta penerima manfaat
  • Sementara proyeksi perputaran anggaran mencapai Rp4,17 triliun.

 

SURYA.co.id SURABAYA - Menteri Koordinator Pangan RI Zulkifli Hasan menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Timur yang digelar di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (19/2/2026). 

Bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, rakor ini menggundang seluruh bupati dan wali kota yang ada di Jatim. 

Rakor Maksimalkan Program MBG

Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan rakor ini digelar dalam rangka memaksimalkan program MBG di Jatim.

Pasalnya saat ini program MBG telah berhasil dirasakan manfaatkan oleh 8,4 juta penerima manfaat di seluruh Jatim.

“SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi) Jawa Timur sangat baik. Mencapai 55,6 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 32 persen,” kata Menko Pangan Zulkifli Hasan.

Baca juga: MBG Tak Libur Saat Puasa, Ini 3 Strategi Pelaksana Jaga Gizi Siswa Surabaya di Bulan Ramadan 2026

“Termasuk yang terbaik dan terbanyak juga sudah memenuhi SLHS nya juga terbanyak,” ungkap Menko Zulhas.

Tidak hanya itu, ia mendorong seluruh kepala daerah untuk mendorong dan menyukseskan program MBG yang berupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana juga menyampaikan bahwa Jawa Timur mencatat 3.339 SPPG atau sekitar 82 persen dari target pemerintah pusat. 

Seluruh SPPG tersebut melayani lebih dari 8,4 juta penerima manfaat dengan proyeksi perputaran anggaran mencapai Rp4,17 triliun.

Sebanyak 70 persen anggaran tersebut digunakan untuk pembelian bahan baku produk pertanian dalam negeri, 20 persen untuk honor relawan, dan 10 persen sebagai insentif pembangunan SPPG.

Baca juga: Anggota DPR Ajak Para Ibu Memastikan Kualitas Dan Penerimaan MBG Oleh Anak-Anak.

Berdampak Signikan

Hal ini dinilai memberi dampak signifikan terhadap penguatan sektor pertanian dan peternakan lokal.

“Jawa Timur sangat luar biasa karena melayani lebih dari 8,4 juta penerima manfaat. Tentu ini akan memberikan peluang besar bagi petani dan peternak di Jawa Timur,” pungkasnya.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan besarnya skala program MBG harus diiringi dengan jaminan kualitas dan keamanan pangan yang memenuhi standar nasional. 

Oleh karena itu, seluruh SPPG didorong untuk memenuhi kriteria dan sertifikasi yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved