Tuban
Begal Motor Tewas Kecelakaan Saat Kabur di Tuban, yang Jadi Tersangka Cukup 2 Pelaku Lain
Pelaku begal motor di Tuban yang tewas dalam kecelakaan saat kabur berinisial AD (25), warga Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.
Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Seorang begal anggota komplotan perampas motor tewas dalam kecelakaan lalu lintas saat berusaha kabur usai melakukan kejahatan di wilayah Kabupaten Tuban.
- Tapi dalam kasus ini tak ada korban kejahatan atau warga yang jadi tersangka karena kematian si begal motor itu.
- Dalam kasus ini Polres Tuban berhasil menangkap dua orang anggota komplotan perampasan motor lain yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
SURYA.CO.ID, TUBAN – Seorang begal anggota komplotan perampas motor tewas dalam kecelakaan lalu lintas saat berusaha kabur usai melakukan kejahatan di wilayah Kabupaten Tuban.
Tapi dalam kasus ini tak ada korban kejahatan atau warga yang jadi tersangka karena kematian si begal motor itu saat kabur.
Polisi hanya menetapkan tersangka untuk tindak kejahatan perampasan motor korban, bukan terkait kecelakaan maut karena penjahat yang kabur.
Dalam kasus ini Polres Tuban berhasil menangkap dua orang anggota komplotan perampasan motor lain yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Dua pelaku begal motor di Tuban yang ditangkap yakni ATN (22), warga Desa Sugiharjo, Tuban, dan RG (27), warga Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.
Keduanya diamankan pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Sementara satu pelaku begal motor lain yang tewas dalam kecelakaan saat kabur berinisial AD (25), warga Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.
Baca juga: Kasih Faham Maling Motor Agar Tak Ganggu Lagi, Warga Plandaan Jombang Bakar Motor
Peristiwa Pembegalan Motor
Peristiwa begal motor yang tewas dalam kecelakaan saat kabur di Tuban ini bermula pekan lalu.
Korban dalam peristiwa tersebut berinisial YG (19), warga Desa Sugiharjo, Kecamatan/Kabupaten Tuban.
Ia melaporkan kejadian itu ke Satreskrim Polres Tuban setelah menjadi korban kekerasan dan kehilangan sepeda motor.
Kala itu para pelaku tiba-tiba mendatangi korban dan berpura-pura mengajak berjabat tangan untuk mengalihkan perhatian.
Saat korban lengah, para pelaku secara bersama-sama melakukan pemukulan hingga korban tidak berdaya, kemudian merampas sepeda motor Honda Vario warna biru tahun 2019 dengan nomor polisi S 591x I milik korban.
“Awalnya diajak berjabat tangan kemudian saat lengah korban dipukuli,” bebernya Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto, Kamis (19/2/2026).
Baca juga: 4 Fakta Polisi Tembak Mati Begal Motor yang Serang Polisi di Lumajang, 2 Kali Dipenjara Kasus Serupa
Dua Pelaku Lain Ditangkap
Tak Butuh waktu lama, polisi yang bergerak cepat berhasil memburu komplotan begal motor asal Semarang itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/BEGAL-MOTOR-tUBAN-ASAL-sEMARANG.jpg)