Kamis, 23 April 2026

Imlek 2026: Sembahyang Chuxi di Kwan Sing Bio Tuban, Sambut Tahun Kuda Api

Imlek 2026: Sembahyang Chuxi di Kwan Sing Bio Tuban berlangsung khidmat. Umat sambut Tahun Kuda Api dengan doa dan harapan baru.

Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Muhammad Nurkholis
IMLEK 2577 - Umat TITD Kwan Sing Bio Tuban, Jawa Timur, tampak khusyuk mengikuti sembahyang malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili (Chuxi) di TITD Kwan Sing Bio, Senin (16/2/2026) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Puluhan umat khusyuk mengikuti sembahyang Chuxi Imlek 2026 di TITD Kwan Sing Bio Tuban Jawa Timur.
  • Tahun Kuda Api dimaknai sebagai simbol kebebasan, energi, dan semangat untuk maju.
  • TITD Kwan Sing Bio memiliki keunikan sebagai satu-satunya klenteng yang menghadap laut lepas.

 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Suasana khidmat menyelimuti Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio di Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), saat prosesi sembahyang malam Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili (Chuxi), Senin (16/2/2026) malam.

Sekitar 50 umat dari berbagai daerah di Tuban tampak khusyuk memanjatkan doa ketika prosesi detik-detik pergantian tahun berlangsung.

Sebelum berkumpul di klenteng terbesar ini, para umat terlebih dahulu melaksanakan ritual ibadah di lokasi berbeda.

Prosesi Sembahyang Chuxi

Liana, staf karyawan TITD Kwan Sing Bio Tuban, menjelaskan bahwa rangkaian ibadah malam ini adalah tradisi yang terus dijaga sebagai simbol penghormatan leluhur. Berikut rincian prosesinya:

  • Umat mengawali ibadah di Klenteng Tjoe Ling Kiong yang berjarak sekitar satu kilometer.
  • Prosesi dilanjutkan dengan berkumpul di TITD Kwan Sing Bio untuk sembahyang bersama.
  • Kegiatan diisi dengan doa syukur kepada Tuhan (Thien) dan para dewa.

“Untuk malam ini kami menggelar sembahyang bersama. Intinya menyatukan umat untuk berdoa, mengucapkan syukur kepada Tuhan dan juga kepada para dewa,” ujar Liana saat ditemui SURYA.co.id di lokasi.

Makna Tahun Kuda Api

Perayaan Imlek 2026 ini menandai masuknya Tahun Kuda Api dalam kalender Tionghoa, menggantikan Tahun Ular. Menurut kepercayaan, shio ini membawa makna filosofis yang kuat.

“Kuda melambangkan kebebasan dan energi, sedangkan unsur api melambangkan semangat serta dorongan untuk terus maju secara optimal,” terang Liana.

Ia berharap, momentum ini membawa kemajuan bagi klenteng agar bisa terus berkontribusi sosial, serta membawa perubahan positif bagi bangsa Indonesia.

Keunikan Kwan Sing Bio

TITD Kwan Sing Bio Tuban bukan sekadar tempat ibadah biasa, melainkan salah satu klenteng paling ikonik di Asia Tenggara. Berdiri di atas lahan seluas 4-5 hektare, klenteng ini memiliki sejumlah keunikan yang membedakannya dari klenteng lain di Indonesia:

  • Menghadap Laut: Ini adalah satu-satunya klenteng di Indonesia yang posisinya menghadap langsung ke laut lepas (Utara), yang dipercaya memberikan aura spiritual yang kuat.
  • Ikon Kepiting Raksasa: Di gerbang masuk, terdapat ornamen kepiting raksasa. Konon, lokasi klenteng ini dulunya adalah area tambak yang banyak dihuni kepiting.
  • Dewa Kwan Kong: Klenteng ini didedikasikan untuk memuja Dewa Kwan Kong (Dewa Perang dan Keadilan), yang patungnya menjulang tinggi di area belakang.
Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved