Lamongan
2 Nelayan di Perahu Sinar Laut Terombang-ambing 2 Hari di Laut, Diselamatkan Satpolairud
Dua nelayan itu, Markhotib (63) dan Edi Susanto (43) akhirnya bisa pulang setelah dicari dan ditemukan petugas Satpolairud.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Dua nelayan dengan perahu Sinar Laut asal Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, diselamatkan petugas Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) setelah terombang-ambing di tengah laut akibat kerusakan mesin, Senin (9/2/2026).
- Dua nelayan itu sudah terombang-ambing di laut selama dua hari.
- Dua nelayan itu, Markhotib (63) dan Edi Susanto (43) akhirnya bisa pulang setelah ditemukan petugas Satpolairud di kawasan Gresik
SURYA.CO.ID, LAMONGAN – Dua nelayan dengan perahu Sinar Laut asal Paciran, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, berhasil diselamatkan petugas Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) setelah terombang-ambing di tengah laut akibat kerusakan mesin, Senin (9/2/2026).
Perahu nelayan tersebut dilaporkan mengalami gangguan mesin saat melaut, sehingga tidak dapat kembali ke daratan dan hanyut hingga memasuki wilayah perairan Kabupaten Gresik.
Dua nelayan itu, Markhotib (63) dan Edi Susanto (43) akhirnya bisa pulang setelah dicari dan ditemukan petugas Satpolairud.
Baca juga: 52.000 Peserta PBI JKN BPJS Lamongan Dinonaktifkan, Pemkab Lakukan Reaktivasi
Kronologi Nelayan Terombang Ambing
Perahu nelayan nahas yang dinahkodai Markhotib (63) dengan seorang ABK Edi Susanto (43) semula berangkat melaut mencari ikan pada Minggu, (8/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Perahu nelayan itu mencari tangkapan dengan radius 11 mil, sekitar Perairan Utara Kranji, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Namun hingga pukul 17.00 WIB, perahu tersebut belum kembali ke rumah, padahal biasanya para nelayan tersebut kembali dari melaut sekitar pukul 09.00 WIB.
Anggota keluarga mengkhawatirkan keadaan kedua nelayan tersebut, karena tidak kunjung kembali.
Belum kembalinya, Markhotib dan Edi Susanto ke rumah hingga hari kedua cepat meluas ke telinga sesama nelayan Paciran, Blimbing, dan Brondong.
Termasuk ke seorang saksi nelayan bernama Wawan (46).
Saksi ternyata telah menjumpai perahu Sinar Laut pada Senin (9/2/2026) pukul 09.00 WIB, dalam kondisi terombang ambing di perairan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.
Wawan pun segera menyampaikan kesaksiaannya kepada sesama nelayan hingga ke petugas Satpoairud di Sedayu Brondong.
Baca juga: Hari Pers Nasional 2026, PWI Lamongan Pusatkan Bakti Sosial di Desa Kedungkumpul
Pertolongan Satpolairud
Mendapat laporan adanya nelayan yang membutuhkan pertolongan, petugas Satpolairud segera bergerak menuju lokasi menggunakan kapal patroli untuk melakukan pencarian dan evakuasi.
"Setibanya di titik keberadaan perahu, petugas menemukan dua ABK dalam kondisi selamat namun kelelahan setelah beberapa waktu terombang-ambing di laut," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, Senin (9/2/2026) petang.
Selanjutnya, keduanya dievakuasi ke kapal patroli untuk dibawa menuju tempat aman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/nelayan-lamongandiselamatkan-Satpolair.jpg)