Gresik
PT BKMS di Gresik Latih Masyarakat Sekitar dengan Keterampilan Menjahit dan Service AC
PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) menyalurkan bantuan alat wirausaha senilai Rp 425 juta pada masyarakat sekitar KEK Gresik
Penulis: Sugiyono | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) menyalurkan bantuan alat wirausaha senilai Rp 425 juta kepada masyarakat sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jumat (6/2/2026).
- Ini merupakan bagian dari komitmen CSR kami, untuk mendorong peluang kerja dan kemandirian ekonomi bagi warga sekitar kawasan JIIPE.
- PT BKMS menyerahkan paket peralatan kerja sebagai stimulus wirausaha agar peserta dapat langsung mempraktikkan langsung ilmu yang diperoleh.
SURYA.CO.ID, GRESIK - PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) menyalurkan bantuan alat wirausaha senilai Rp 425 juta kepada masyarakat sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha mandiri, meningkatkan produktivitas dan memperkuat ekonomi masyarakat sekitar KEK Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik.
Baca juga: Satgas Pangan Polres Gresik Pastikan Stok Aman dan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Ramadan 1447 H
Direktur HR & Logistik PT BKMS, Agung P. Guritno mengatakan, program pelatihan dan bantuan peralatan kerja merupakan wujud nyata komitmen perusahaan untuk mendorong peluang kerja dan kemandirian ekonomi warga sekitar KEK JIIPE.
Ia mengapresiasi partisipasi masyarakat, Pemerintah Desa, dan Sekolah yang terlibat ikut dalam tanggung jawab sosial perusahaan / Corporate Social Responsibility (CSR).
“Ini merupakan bagian dari komitmen CSR kami, untuk mendorong peluang kerja dan kemandirian ekonomi bagi warga sekitar kawasan JIIPE. Bantuan paket alat jahit dan penunjang teknisi AC ini, kami harapkan dapat meningkatkan pemberdayaan serta kesejahteraan masyarakat,” kata Agung kepada wartawan.
Lebih lanjut Agung menambahkan, setelah pelaksanaan dan pemberian peralatan, para tenant di KEK untuk berkolaborasi dalam program lanjutan, termasuk pengembangan jenis pelatihan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar.
“Ke depan, pelatihan bisa dikembangkan ke bidang lain seperti e-commerce dan pemasaran digital, agar ekonomi desa semakin produktif. Harapannya, mampu membuka peluang usaha mandiri, meningkatkan produktivitas dan memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar KEK Gresik," katanya.
Link and Match antara Dunia Pendidikan dan Industri
Sementara, Kepala Balai Diklat Industri Surabaya, Wido Eko Wardiono mengatakan, pelatihan ini menjadi jawaban atas tantangan industri yang menuntut kecepatan adaptasi terhadap ekosistem yang dinamis.
Sehingga, konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri melalui pelatihan kompetensi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja.
“Pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi berstandar nasional BNSP serta peralatan kerja sebagai stimulus. Pesertanya beragam, dari usia SMP hingga 50 tahun, sehingga bisa terlibat langsung dalam rantai pasok industri,” kata Wido Eko Wardiono.
Bagi Paket Peralatan Kerja
Pada penutupan kegiatan pelatihan, PT BKMS menyerahkan paket peralatan kerja sebagai stimulus wirausaha agar peserta dapat langsung mempraktikkan langsung ilmu yang diperoleh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pelatihan-menjahit-gresik.jpg)