Selasa, 12 Mei 2026

RS BHC Run 2026

RS BHC Run 2026 Digelar 8 Februari, Ini Persiapan Penting Agar Jantung Aman Saat Lari

Selain menjadi sarana menjaga kebugaran dan menguji stamina, RS BHC Run 2026 juga menawarkan hadiah menarik

Tayang:
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Titis Jati Permata
istimewa/RS BHC
RS BHC RUN 2026 - dr. Imelda Krisnasari dokter spesialis jantung di RS BHC Sumenep yang tengah menjelaskan terkait persiapan lari dan kesehatan jantung, Kamis (5/2/2026). Kegiatan yang diprakarsai Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) dan bekerja sama dengan TribunJatimNetwork ini digadang-gadang menjadi event lari terbesar dan paling spektakuler yang pernah digelar di Kabupaten Sumenep. 

Ringkasan Berita:
  • Peserta RS BHC Run 2026 diimbau tak hanya fokus pada latihan fisik, tetapi juga memperhatikan kesehatan jantung.
  • Dokter spesialis jantung RS BHC, dr. Imelda Krisnasari, Sp.JP, beri tips yang kerap terlupakan oleh para pelari. Mulai dari pola istirahat yang cukup hingga membatasi asupan kafein sebelum lomba lari
  • Dengan persiapan yang matang, RS BHC Run 2026 diharapkan menjadi ajang lari yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga aman dan menyehatkan bagi seluruh peserta.

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Salah satu event yang paling ditunggu RS BHC Run 2026 yang akan digelar pada 8 Februari 2026, mengundang antusiasme ribuan pelari.

Selain menjadi sarana menjaga kebugaran dan menguji stamina, RS BHC Run 2026 juga menawarkan hadiah menarik berupa podium dan doorprize dengan total mencapai Rp 1 miliar.

Baca juga: Sport Tourism Bangkit di Madura, RS BHC Run 2026 Gabungkan Olahraga, Budaya dan UMKM

Menjelang digelarnya event yang diprakarsai Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) bekerja sama dengan TribunJatimNetwork tersebut, peserta diimbau tidak hanya fokus pada latihan fisik. Tetapi juga memperhatikan kesehatan jantung.

Persiapan Tepat Sebelum Lomba Lari


Persiapan yang tepat dinilai penting agar peserta dapat menyelesaikan lomba dengan aman dan nyaman.

Dokter spesialis jantung RS BHC, dr. Imelda Krisnasari, Sp.JP, membagikan sejumlah tips penting yang kerap terlupakan oleh para pelari, khususnya menjelang hari perlombaan.

Salah satu poin utama adalah menjaga pola istirahat yang cukup. Ia menyarankan peserta untuk tidur selama 7–8 jam, terutama dua malam sebelum race day.

“Tidur yang cukup adalah kunci agar detak jantung tetap stabil dan tubuh tidak mudah lelah saat lari dengan intensitas tinggi,” ujar dr. Imelda, Rabu (4/2/2026).

Batasi Asupan Kafein

Selain istirahat, dr. Imelda juga menyoroti kebiasaan konsumsi kafein, terutama di kalangan pelari muda.

Ia menyarankan agar peserta membatasi asupan kafein setidaknya 24 jam sebelum lomba.

Menurutnya, kombinasi adrenalin saat kompetisi dan kafein berlebih dapat memicu jantung berdebar lebih cepat, bahkan berisiko menyebabkan aritmia atau gangguan irama jantung.

“Persiapan bukan hanya soal latihan. Dengarkan sinyal dari tubuh agar race ini benar-benar menjadi ajang lari yang sehat untuk jantung kita semua,” pesannya.

Latihan Rutin Jelang Lomba Lari

Antusiasme menyambut RS BHC Run 2026 juga dirasakan para pelari muda.

Habi, pelari pelajar asal Sumenep, mengaku rutin melakukan latihan menjelang lomba.

Ia menyebut mengikuti kategori 5K pelajar dengan rutinitas latihan lari hingga enam kali dalam sepekan di sekitar Taman Bunga dan stadion.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved