Wali Kota Madiun Maidi ditangkap KPK
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Kota Madiun untuk Cari Bukti Korupsi Maidi
KPK geledah Kantor Dinas Pendidikan & DLH Kota Madiun terkait kasus korupsi Wali Kota Maidi. Simak fakta terbaru penggeledahan hari ini.
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Penyidik KPK menggeledah Kantor Dinas Pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun, Jatim pada Rabu (28/1/2026).
- Penggeledahan dimulai pukul 10.00 WIB dengan pengawalan ketat dari kepolisian bersenjata lengkap.
- Kasus ini berkaitan dengan dugaan korupsi bermodus fee proyek dan CSR yang melibatkan Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi.
SURYA.CO.ID, KOTA MADIUN - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur (Jatim), Rabu (28/1/2026).
Kali ini, dua kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi sasaran utama lembaga antirasuah tersebut, guna mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi.
Berdasarkan pantauan SURYA.co.id di lapangan, kedua lokasi yang digeledah adalah Kantor Dinas Pendidikan Kota Madiun di Jalan Raya Mastrip, dan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Jalan Salak.
Tim penyidik KPK tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, dan langsung membagi diri menjadi dua rombongan untuk melakukan penyisiran dokumen secara simultan.
Baca juga: Pasca OTT KPK, Kota Madiun Dibanjiri Karangan Bunga Dukungan untuk Maidi
Suasana di Lokasi Penggeledahan
Di Kantor Dinas Pendidikan Kota Madiun, suasana tampak relatif lengang meski penggeledahan sedang berlangsung.
Akses keluar masuk dibatasi secara ketat, dua gerbang utama terlihat tertutup dan hanya dibuka untuk ASN yang berkepentingan.
Penjagaan ketat juga dilakukan oleh satu personel kepolisian bersenjata lengkap di pos pintu masuk.
Sementara itu, di Kantor Dinas Lingkungan Hidup, aktivitas penyidikan terlihat lebih dinamis.
Sejumlah penyidik yang mengenakan masker tampak berlalu-lalang di area kantor. Sebuah mobil Toyota Innova hitam terparkir di depan gedung, yang diduga kuat sebagai kendaraan operasional tim KPK.
Baca juga: Kronologi OTT KPK Wali Kota Madiun, Maidi Diamankan Bersama Uang Ratusan Juta
Kaitan Kasus dan Rentetan Penggeledahan
Penggeledahan ini, merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi bermodus fee proyek dan pengelolaan dana CSR.
Kasus ini telah menyeret sejumlah nama besar sebagai tersangka, di antaranya:
- Maidi: Wali Kota Madiun Nonaktif.
- Thariq Megah: Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun.
- Rochim Ruhdiyanto: Pihak swasta yang diduga merupakan orang kepercayaan Maidi.
Baca juga: KPK Geledah Rumah Ketua PBSI Kota Madiun Rahma Nuviarini, Sita Pajero dan Mercy
Maraton Penggeledahan Sejak Pekan Lalu
Langkah KPK di Kota Madiun telah berlangsung secara intensif sejak Rabu (21/1/2026). Sebelum menyasar Dinas Pendidikan dan DLH, penyidik telah menggeledah berbagai lokasi strategis lainnya, termasuk:
- Rumah Pribadi Maidi di Jalan Merpati.
- Kediaman Thariq Megah di Jalan Tanjung Manis.
- Kantor DPMPTSP Kota Madiun.
- Kantor Dinas PUPR dan rumah Ketua PBSI Kota Madiun, Rahma Nuviarini.
- Sebuah ruko di Jalan Jenderal S Parman.
Baca juga: 7 Jam KPK Geledah Kantor Dinas PUPR Kota Madiun, Keluar Bawa 4 Koper
Hingga berita ini diturunkan, proses penggeledahan di kedua kantor OPD tersebut masih berlangsung. KPK terus berupaya mengumpulkan bukti tambahan guna melengkapi berkas perkara para tersangka.
| KPK Bongkar Mobil Pejabat Kota Madiun: Penggeledahan Kasus Korupsi Proyek Meluas |
|
|---|
| KPK Geledah Balai Kota Madiun, Incar Bukti Korupsi Proyek dan CSR Wali Kota Maidi |
|
|---|
| KPK Sita 2 Koper dari Rumah ASN Kota Madiun Terkait Kasus Korupsi Maidi |
|
|---|
| Pasca OTT KPK, Kota Madiun Dibanjiri Karangan Bunga Dukungan untuk Maidi |
|
|---|
| KPK Geledah Rumah Ketua PBSI Kota Madiun Rahma Nuviarini, Sita Pajero dan Mercy |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Kantor-DLH-Kota-Madiun-Jatim-yang-digeledah-KPK.jpg)