Minggu, 26 April 2026

Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang Go Digital, Belajar Berbasis IT Berkat Kemensos

Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang Jatim go digital, 100 laptop & smartboard Kemensos bikin belajar makin interaktif. Cek infonya.

|
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Anggit Puji Widodo
DIGITALISASI PENDIDIKAN - Peserta didik di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8, di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggunakan laptop saat belajar pada Kamis (9/1/2026). Perangkat laptop telah disesuaikan kebutuhan pendidikan dan dilengkapi identitas masing-masing siswa. Digitalisasi pendidikan terwujud, setelah lembaga tersebut menerima bantuan sarana pendidikan berupa laptop dan smartboard dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). 

Ringkasan Berita:
  • Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang di Mojoagung mulai menerapkan pembelajaran berbasis teknologi menggunakan bantuan 100 laptop dan 4 smartboard dari Kemensos RI.
  • Kepala Sekolah, Andik Minarto, memastikan setiap siswa mendapatkan satu laptop yang digunakan di bawah pengawasan ketat guna meningkatkan efektivitas belajar.
  • Siswa merespons positif modernisasi ini karena materi pembelajaran menjadi lebih mudah dipahami melalui tampilan visual digital yang interaktif.

SURYA.CO.ID, JOMBANG – Papan tulis kapur dan metode belajar konvensional kini mulai ditinggalkan. Kesan tradisional Sekolah Rakyat di pelosok Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), berganti wajah menjadi laboratorium teknologi mutakhir. 

Di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8, Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, para siswa kini tidak lagi sekadar membayangkan dunia digital, melainkan menyentuhnya langsung setiap hari.

Digitalisasi pendidikan ini terwujud, setelah lembaga tersebut menerima bantuan sarana pendidikan berupa laptop dan smartboard dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). 

Fasilitas tersebut telah dioperasikan secara aktif, mengubah suasana kelas menjadi lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Satu Siswa Satu Laptop dan Kelas Pintar

Meskipun masih menempati gedung sementara dengan fasilitas kelas yang terbatas, kualitas pembelajaran di sekolah ini melompat jauh. 

Sebanyak 100 unit laptop telah disalurkan sesuai dengan jumlah siswa yang terdaftar. 

Artinya, setiap peserta didik kini memegang satu perangkat untuk menunjang aktivitas belajar mereka.

Tak hanya itu, sekolah juga mengoperasikan empat unit smartboard yang ditempatkan di setiap ruang kelas. Mengingat Sekolah Rakyat di Mojoagung ini hanya memiliki empat kelas, seluruh ruang kini telah bertransformasi menjadi "kelas pintar".

“Seluruh siswa sudah difasilitasi laptop untuk pembelajaran. Setiap kelas juga dilengkapi smartboard sehingga proses belajar lebih efektif,” ungkap Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang, Andik Minarto, saat dikonfirmasi SURYA, Jumat (9/1/2026).

Manajemen Ketat dan Adaptasi Cepat

Andik menjelaskan, bahwa integrasi teknologi ini dilakukan dengan pengawasan ketat. 

Smartboard sendiri sudah diterima sejak 3 November 2025, disusul perangkat laptop pada 2 Desember 2025. 

Perangkat laptop diberikan identitas sesuai nama siswa untuk menjaga tanggung jawab penggunaan.

“Laptop digunakan dengan pendampingan guru, dan wajib dikembalikan ke laboratorium komputer setelah jam pelajaran usai. Anak-anak sangat antusias, ini menjadi motivasi tambahan untuk belajar lebih giat,” tambah Andik.

Kecepatan adaptasi siswa terhadap teknologi baru ini juga dinilai luar biasa. 

Didukung oleh koneksi internet yang stabil, kendala teknis hampir tidak ditemukan dalam proses transisi dari buku fisik ke perangkat digital.

Dampak Nyata bagi Siswa di Era Digital

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved