Jumat, 5 Juni 2026

Minyak Mentah Meluber Dari Pengeboran Air 105 Meter di Bangkalan, Api Menyala Saat Disulut Korek

“Selain menutup area lubang sumur bor, kami bersama pihak Polsek dan Koramil Klampis melakukan pengamanan di lokasi,” pungkas Qomar.

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
istimewa
MINYAK MENTAH - Warga Desa Desa Panyaksagan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan mencoba menyulut minyak mentah yang keluar saat melakukan pengeboran air hingga kedalaman 105 meter di halaman rumah warga, Rabu (7/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pengeboran air di halaman rumah warga Bangkalan mengeluarkan cairan hitam pekat seperti minyak mentah setelah kedalaman 105 meter.
  • Keluarnya minyak mentah itu menjadi perhatian BPBD Bangkalan dan warga sempat menggunakan korek untuk menyalakan api di dekatnya.
  • Lokasi ditutup sementara dan kegiatan pengeboran dihentikan, polisi akan meminta pihak UTM Bangkalan untuk menguji sampel minyak.

 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Mengebor pekarangan rumahnya dengan harapan mendapatkan air bersih, yang keluar ternyata minyak mentah.

Kejadian itu seketika membuat ratusan warga mendatangi rumah Auda (43), di Desa Panyaksagan, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Rabu (7/1/2026).

Keluarnya cairan menyerupai minyak mentah itu terjadi setelah 11 hari pengeboran dengan kedalaman 105 meter. Setelah keluar minyak mentah itu, kegiatan pengeboran air terpaksa dihentikan karena masyarakat semakin banyak berdatangan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan, Moh Zainul Qomar mengungkapkan, cairan yang diduga minyak mentah itu meluap keluar sehingga membuat warga datang berbondong-bondong untuk melihat sekaligus memasukkan ke jeriken.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Muspika Klampis termasuk dengan pihak kepala desa beserta perangkatnya, untuk sementara menutup area lubang sumur bor itu,” ungkap Qomar, Kamis (8/1/2026).

Ia menjelaskan, hal itu mengagetkan tuan rumah dan petugas jasa bor sumur saat pengeboran sudah mencapai kedalaman 105 meter. Awalnya kedalaman pengeboran ditargetkan 120 meter dengan harapan mendapatkan air bersih.

“Selain menutup area lubang sumur bor, kami bersama pihak Polsek dan Koramil Klampis melakukan pengamanan di lokasi,” pungkas Qomar.

Tersulut Korek Api

Kemunculan cairan diduga minyak mentah itu menjadi sasaran kamera ponsel warga dan beredar di sejumlah grup WhatsApp. Sejumlah video memperlihat air bercampur cairan berwarna pekat meluber dari bawah alat bor.

Ada pula video berdurasi 20 detik dengan latar suara, ‘Izin komandan setelah kami tes dari pada minyak yang keluar di Desa Panyaksagan tetap menyala, ada apinya komandan’. 

Sementara Kasih Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama mengungkapkan, untuk sementara pihaknya memastikan bahwa dari kegiatan pengeboran air itu hanya mengeluarkan cairan diduga minyak mentah saja, tidak diikuti gas seperti yang diperbincangkan. 

“Di pekarangan rumah, persis depan rumah warga. Kami telah mengambil sampel cairan itu untuk dilakukan uji laboratorium di UTM (Universitas Trunojoyo Madura). Sesuai permintaan tuan rumah, ditutup sementara agar masyarakat tidak berbondong-bondong,” singkat Agung kepada SURYA.  *****
 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved