Api Melalap Pabrik Beras di Kayen Kidul Kediri, Pemilik Alami Kerugian Rp 3,5 Miliar
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran pabrik beras di Kabupaten Kediri ini, namun kerugian mencapai Rp 3,5 miliar.
Penulis: Isya Anshori | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Kebakaran pabrik beras di Desa Sambirobyong Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Selasa (6/1/2026). Kerugian capai Rp 3,5 miliar
- Kebakaran diduga dipicu percikan api mesin blower yang mengalami overheat. Percikan merambat ke pipa besar penghisap debu katul dan membakar area sekitarnya.
- Upaya pemadaman, petugas mengerahkan lima unit armada pemadam kebakaran.
SURYA.CO.ID, KEDIRI - Api melalap pabrik beras CV Sumber Pangan di Jalan Totok Kerot Nomor 88, Desa Sambirobyong Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Selasa (6/1/2026).
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun kerugian mencapai Rp 3,5 miliar.
Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang saksi bernama Yemi Stevanus pada pukul 12.45 WIB.
Baca juga: Kebakaran Rumah Pengasuh Ponpes Sunan Prapen Lamongan, Kerugian Ditaksir Rp 60 Juta
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 12.50 WIB dan tiba sepuluh menit kemudian.
Proses Pemadaman Api Cukup Lama
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sempat merambat ke bagian instalasi pabrik.
Petugas baru berhasil memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 19.20 WIB.
"Kami menerima laporan siang hari dan langsung mengerahkan personel serta armada ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sesuai prosedur, meskipun prosesnya membutuhkan waktu karena titik api berada di area mesin dan saluran pipa," ujar Kaleb saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).
Berdasarkan hasil penelusuran sementara, kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari mesin blower yang mengalami overheat atau panas berlebih.
Percikan tersebut kemudian merambat ke pipa besar penghisap debu katul dan membakar area di sekitar mesin blower simatek.
"Api berasal dari mesin blower yang overheat, kemudian merambat ke dalam pipa penghisap debu. Kondisi ini membuat api cepat membesar," jelas Kaleb.
Lima Unit Armada Damkar Diturunkan
Dalam upaya pemadaman, petugas mengerahkan lima unit armada pemadam kebakaran.
Rinciannya dua unit Damkar Kabupaten Kediri dari Pos Pare dan Grogol, dua unit Damkar Satpol PP Kota Kediri, serta satu unit Damkar dari PT Gudang Garam.
Sinergi lintas instansi tersebut dinilai efektif dalam mengendalikan kebakaran agar tidak meluas ke seluruh bangunan pabrik.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Akibat kejadian ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 3,5 miliar.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, baik luka ringan, luka berat, maupun meninggal dunia nihil. Ini menjadi hal utama yang patut disyukuri," pungkas Kaleb.
BACA BERITA SURYA .CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Iran Tawarkan Buka Kembali Selat Hormuz, Ini Syaratnya untuk Amerika Serikat |
|
|---|
| Dua Perjalanan KA yang Melewati Kediri Hari Ini Dibatalkan Pasca Kecelakaan di Bekasi Timur |
|
|---|
| Profil Bobby Rasyidin, Dirut KAI yang Temani Presiden Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan KA Agro Bromo |
|
|---|
| Sopir Taksi Hijau yang Dituduh Picu Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Tak Bisa Disebut Terobos Palang |
|
|---|
| Kata Pakar ITB Soal Kecelakaan KA Argo Bromo: Diduga Akibat Gangguan Sinyal dari Taksi Listrik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Tak-ada-korban-jiwa-dalam-peristiwa-itu-namun-kerugian-mencapai-Rp-35-miliar.jpg)