Tanam Perdana Bongkar Ratoon 2026 Digelar di Lahan Kodim 0814 Jombang
Program bongkar ratoon tidak sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas tebu.
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Kegiatan tanam perdana Program Bongkar Ratoon Tahun Tanam 2025/2026 dilakukan di lahan Kodim 0814/Jombang, Desa Ceweng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Sabtu (3/1/2026).
- Program bongkar ratoon langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas tebu sekaligus mendukung program swasembada gula nasional
- Luas areal tebu di Jombang 10.787 hektare dengan produksi sekitar 787 ribu ton.
SURYA.CO.ID, JOMBANG - Kegiatan tanam perdana Program Bongkar Ratoon Tahun Tanam 2025/2026 dilakukan di lahan Kodim 0814/Jombang, Desa Ceweng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang pada Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.38 WIB tersebut diikuti kurang lebih 50 peserta ini menjadi momentum awal kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jombang, TNI, serta pemangku kepentingan sektor pergulaan.
Hadir langsung Bupati Jombang H. Warsubi bersama Wakil Bupati KH. M. Salmanudin Yazid, jajaran Forkopimda, pimpinan TNI-Polri, perwakilan BUMN pergulaan, hingga instansi teknis terkait.
Baca juga: Lamongan Komitmen Wujudkan Swasembada Gula Lewat Program Bongkar Ratoon
SEVP Pengembangan PT Sinergi Gula Nusantara, Putu Sukarmen, dalam sambutannya menyampaikan program bongkar ratoon tidak sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas tebu.
"Tahun ini, Jombang menargetkan penanaman tebu di lahan seluas sekitar 3.300 hektare," ucapnya dalam keterangan yang disampaikan dihadapan Forkopimda Kabupaten Jombang pada Sabtu (3/1/2026).
Terobosan Positif
Ia menilai, kolaborasi Pemkab Jombang dengan TNI merupakan terobosan positif yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
"Terlebih, potensi lahan pertanian di Jombang dinilai sangat mendukung pengembangan komoditas tebu di tengah tingginya kebutuhan gula nasional yang masih belum sepenuhnya terpenuhi dari produksi dalam negeri," katanya melanjutkan.
Sementara itu, Dandim 0814/Jombang Letkol Kav. Dicky Prasojo menjelaskan, lahan Kodim seluas kurang lebih tiga hektare digunakan sebagai lokasi tanam perdana.
Meski tidak terlalu luas, lahan tersebut diharapkan mampu menjadi stimulus bagi masyarakat dan institusi lain untuk turut berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian.
“TNI siap mendukung penuh program pemerintah pusat dan daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kami agar seluruh program Kodim sejalan dengan Asta Cita dan pembangunan nasional,” ujarnya.
Kunci Jaga Produktivitas dan Kualitas Tebu
Bupati Jombang H. Warsubi dalam kesempatan tersebut juga memaparkan capaian sektor pergulaan daerah berdasarkan data tahun 2024.
Luas areal tebu di Jombang tercatat mencapai 10.787 hektare dengan produksi sekitar 787 ribu ton.
Rendemen tebu juga mengalami peningkatan signifikan hingga rata-rata 7,11 persen, menghasilkan produksi gula kristal putih setara 56 ribu ton.
Menurutnya, program bongkar ratoon menjadi kunci menjaga produktivitas dan kualitas tebu.
| PT Semen Gresik Kembangkan Rumah BUMN di Rembang Dukung UMKM Go Internasional |
|
|---|
| Doa Sholat Istikharah: Bacaan Arab, Latin, Arti, serta Tata Cara Lengkapnya |
|
|---|
| Doa Tobat Nasuha: Tata Cara Sholat Sunnah Taubat, Niat, dan Bacaan Arab-Latin |
|
|---|
| Kantor Kepolisian Khusus Kawasan Resmi Diserahterimakan oleh KEK Gresik JIIPE |
|
|---|
| Lirik Sholawat Nasabe Kanjeng Nabi Lengkap dengan Terjemahan Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Target-bongkar-ratoon-di-Kabupaten-Jombang-ini-mencapai-2554-hektar.jpg)