Sabtu, 13 Juni 2026

Satu Tiket Bisa Berwisata Ke Watu Ulo dan Papuma Jember, Hari Pertama Menarik 2.400 Pengunjung

Menurutnya, pembayaran tiket masuk bisa dilakukan secara online maupun tunai, sehingga memudahkan wisatawan melakukan transaksi.

Tayang:
Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Deddy Humana
Tribunnews.com/Imam Nahwawi
INTEGRASI TIKET - Wisatawan mendatangi kawasan wisata Pantai Watu Ulo dan Papuma Jember, Jumat (2/1/2026), setelah diterapkan integrasi tiket di dua objek wisata inidengan harga tiket masuk Rp 12.500. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Jember mulai menerapkan tiket integrasi untuk masuk ke wisata Watu Ulo dan Pantai Papuma hanya dengan sekali membeli tiket masuk.
  • Tiket integrasi dipatok Rp 12.500 untuk meningkatkan daya tarik wisata dan di hari pertama penerapannya sudah menarik 2.400 wisatawan.
  • Kolaborasi ini diharapkan bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan supaya masyarakat lokal bisa lebih berdaya.

 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Penerapan tiket integrasi untuk masuk ke kawasan wisata Pantai Watu Ulo dan Pasir Putih Malikan (Papuma) di Jember mendapat sambutan positif pengunjung, Jumat (2/1/20260.

Saat penerapan di pekan pertama 2026 ini, pengunjung cukup membayar tiket Rp 12.500 untuk masuk wisata Pantai Watu Ulo di Kecamatan Ambulu dan Papuma di Wuluhan sekaligus.

Integrasi satu tiket untuk dua objek wisata tersebut diterapkan setelah Pemkab Jember menandatangani kerjasama dengan PT Palawi pengelola wisata Papuma.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Jember, Bobby Arie Sandy menyatakan, kebijakan tiket satu pintu ini adalah kado spesial untuk masyarakat Jember di Hari Jadi Kabupaten ke-97.

"Kami menerapkan tiket integrasi ini sebagai langkah nyata untuk meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung," kata Bobby saat meninjau lokasi wisata, Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, pembayaran tiket masuk bisa dilakukan secara online maupun tunai, sehingga memudahkan wisatawan melakukan transaksi.

"Data kunjungan kini dapat dipantau secara real-time melalui dasbor digital. Hingga pukul 13.00 WIB di hari pertama pemberlakuan, sudah ada sekitar 2.400 wisatawan," ungkap Bobby.

Bobby menjelaskan bahwa Pemkab Jember telah menyiapkan rencana pengembangan infrastruktur di dua destinasi wisata ini pada tahun anggaran 2026.

"Fokus utama mencakup pembangunan loket otomatis, palang pintu elektrik di area tengah dan depan hingga penyediaan layanan shuttle gratis," imbuhnya.

Pariwisata Berdayakan Masyarakat 

Kolaborasi ini, kata Bobby, diharapkan bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan supaya masyarakat lokal bisa lebih berdaya.

"Mulai sektor UMKM dan jasa transportasi lokal seperti ojek wisata akan diintegrasikan dalam ekosistem pariwisata yang baru. Target utama kami adalah menurunkan angka kemiskinan melalui sektor pariwisata," tambah Bobby.

Bobby berujar, integrasi tiket ini diproyeksikan berlaku secara permanen bukan sekadar promo masa liburan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

"Meskipun kontrak kerja sama saat ini berdurasi dua tahun, ada klausul perpanjangan yang akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan manfaat berkelanjutan bagi warga Jember," tambahnya.

Hasti, salah seorang pengunjung mengaku penerapan satu tiket untuk dua objek wisata tersebut sangat efektif. Apalagi diberlakukan saat pekan pertama di tahun baru 2026.

"Harga tiket terjangkau dan sebanding dengan fasilitas wisata alam yang tersaji. Tidak perlu dua kali bayar," tanggapnya. *****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved