Kamis, 23 April 2026

Atap Bocor Saat Hujan Deras, Plafon Di Ruang Paripurna DPRD Bojonegoro Jebol

Ambrolnya plafon itu karena ada atap atau genting pada gedung tersebut bocor. Air hujan yang masuk kemudian menggenang di plafon

Penulis: Misbahul Munir | Editor: Deddy Humana
istimewa
RUANG PARIPURNA - Plafon ruang paripurna di kantor DPRD Kabupaten Bojonegoro jebol saat dilanda hujan deras, Selasa (23/12/2025) petang. Foto kanan : Kerusakan terlihat dari lobang dari plafon yang tidak kuat menahan air yang bocor, Rabu (24/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Plafon di ruang paripurna DPRD Bojonegoro ambruk akibat kebocoran saat hujan deras melanda wilayah Bojonegoro.
  • Tidak ada aktivitas kedewanan saat plafon ruang paripurna itu ambruk, sehingga dewan akan meminta Dinas PKP Cipta Karya untuk melakukan perbaikan.
  • Gedung perkantoran DPRD Kabupaten Bojonegoro itu diresmikan pada awal tahun 2023 dengan anggaran pembangunan sekitar Rp 77,8 miliar.

 

SURYA.CO.ID, BOJONEGORO - Hujan deras yang melanda Bojonegoro, Selasa (23/12/205), merusak gedung DPRD Bojonegoro. Kerusakan terparah terjadi di ruang paripurna ketika plafon ruangan itu mendadak jebol karena bagian atapnya bocor.

Plafon yang ambrol itu menyebabkan air hujan menggenangi ruangan. Beruntung, saat peristiwa terjadi tidak ada agenda rapat maupun aktivitas di dalam gedung tersebut.

Ketua DPRD Bojonegoro, Abdullah Umar, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, ambrolnya plafon ruang sidang paripurna itu terjadi saat petang. 

Saat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Bojonegoro. “Benar, sekarang proses perbaikan dan pembersihan," kata Umar, saat dikonfirmasi, Rabu (24/12/2025).

Menurutnya saat kejadian tidak ada aktivitas di ruang paripurna tersebut. Ada pun atap gedung paripurna yang rusak itu tepat di atas pintu masuk ruang paripurna dengan luas kerusakan mencapai sekitar 25 × 5 meter.

Kebocoran Di Atap

Ambrolnya plafon itu karena ada atap atau genting pada gedung tersebut bocor. Air hujan yang masuk kemudian menggenang di plafon hingga akhirnya ambrol.

Meski tidak ada korban peristiwa ini, lanjut Umar, pihaknya bakal memanggil Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKP Cipta Karya) untuk segera melakukan perbaikan.

"Kami panggil dinas terkait. Harus ada proses perbaikan yang permanen agar kejadian itu tidak terjadi lagi," tegasnya.

Sebagai informasi, kompleks gedung perkantoran DPRD Kabupaten Bojonegoro itu diresmikan pada awal tahun 2023 lalu.

Gedung tersebut dibangun dengan total anggaran sekitar Rp 77,8 miliar yang bersumber dari APBD 2022. Pembangunan meliputi gedung perkantoran tiga lantai dan gedung paripurna dua lantai. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved