Sabtu, 6 Juni 2026

Satu dari Tiga Hidran Jembatan Suramadu yang Dilaporkan Hilang Telah Ditemukan

Satu buah hidran nomor seri 74 yang ditemukan itu posisinya berada di jalur causeway arah Madura. 

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Titis Jati Permata
(Ho/Campus League)/IG @ratna_listy/Ahmad Faisol
HIDRAN HILANG - Pengendara melintasi Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Madura, Senin (22/12/2025). Jembatan Suramadu yang digadang Pemerintah Pusat sebagai akselerasi percepatan ekonomi di Pulau Madura, kini kembali menjadi sorotan setelah sejumlah tiga boks hidran raib, satu buah di antaranya telah ditemukan 
Ringkasan Berita:
  • Satu dari tiga hidran Jembatan Suramadu, yang dikabarkan hilang beberapa waktu lalu telah ditemukan.
  • Hidran tersebut berada di di jalur causeway arah Madura. Sedangkan dua hidran lainnya masih belum ditemukan
  • Satker Preservasi Jalan Bebas Hambatan Jembatan Suramadu berencana menggandeng pihak kepolisian untuk kegiatan patroli di atas Jembatan Suramadu,

 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN - Satu dari tiga hidran Jembatan Suramadu, jembatan penghubung Pulau Jawa dan Pulau Madura, yang dikabarkan hilang beberapa waktu lalu telah ditemukan.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Preservasi Jalan Bebas Hambatan Jembatan Suramadu, Suparyanto mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan dari sekian hydrant yang ada di jalur kanan-kiri Jembatan Suramadu.

Baca juga: Dulu Rambu-Rambu di Jembatan Suramadu Hilang, Kini Hidran Damkar yang Hilang

“Memang ada tiga yang hilang, bukan hilang ya tetapi tidak ada lah di posisinya. Satu hydrant nomor 74 ditemukan di lokasi situ dan dua lainnya memang belum kami temukan,” ungkap Suparyanto , Senin (22/12/2025).

  • Satu buah hidran nomor seri 74 yang ditemukan itu posisinya berada di jalur causeway arah Madura. 
  • Dua buah hidran lain yang dilaporkan hilang, keberadaannya hingga kini masih misteri.
  • Dua hidran ini memiliki nomor seri 151 dan 152, lokasinya berada tepat di main bridge atau bentang tengah Jembatan Suramadu tujuan Surabaya.

“Hydrant 74 itu ditemukan posisinya jatuh di sekitar itu, masih ada dan kami amankan di kantor. Boks hydrant ya, kalau hydrant nya tidak hilang. Kami juga mempunya tim monitoring pemeliharaan jembatan, setiap hari membersihkan dan nomor 74 ditemukan,” jelas Suparyanto.

Kemungkinan Jatuh ke Laut

Satker Preservasi Jalan Bebas Hambatan Jembatan Suramadu merupakan unit kerja di bawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (B2PJN) Jawa Timur-Bali Kementerian PUPR.

Tugasnya mengurus pemeliharaan atau preservasi jalan akses Suramadu.

Baca juga: Hydran Suramadu Hilang Bukan Aset Pemkot, Damkar Surabaya Ajak Warga Ikut Menjaga

“Intinya gini, pernah kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dugaan sementara itu akibat kemungkinan jatuh ke laut. Sementara itu yang bisa kami sampaikan terkait hidran yang kemarin,” imbuhnya.

Status  Jembatan Suramadu resmi berubah dari jalan tol menjadi jembatan non-tol atau jalan umum sejak 27 Oktober 2018 melalui Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2018.

Patroli Rutin di Jembatan Suramadu

Boks Hidran berfungsi sebagai tempat penyimpanan peralatan pemadam kebakaran seperti selang pemadam, nozzle, dan katup yang tersimpan aman dan rapi untuk memudahkan akses saat terjadi kebakaran.

Disinggung apakah ada rencana menggandeng pihak kepolisian untuk kegiatan patroli di atas Jembatan Suramadu, Suparyanto menyatakan masih dalam upaya penjajakan.   

“Mungkin kalau itu masih kami jajaki, sementara ini kami memang ada patroli rutin mulai pukul 19.00 WIB – 05.00 WIB. Bersama Polri masih kami jajaki,” pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved