Rabu, 3 Juni 2026

Bandara KASA Dibangun di Situbondo, Difungsikan Untuk Kepentingan Militer Dan Transit Haji dan Umroh

Meski demikian, kata KHR Kholil merasa malu karena tidak ada yang bisa diberikan atau disumbangkan untuk pembangunan bandara ini

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
Tribunnews.com/Izi Hartono
BANDARA BARU - KHR Muhammad Kholil As'ad Samsul Arifin memberikan tausyiah dan doa bersama untuk pembangunan Bandara Kiai As'ad Syamsul Arifin di Dusun Banongan, Desa Wringinanom, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Selasa (16/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Pembangunan bandara baru di Situbondo segera direalisasikan dengan nama Bandara KASA Kiai As'ad Syamsul Arifin di Dusun Banongan, Desa Wringinanom.
  • Nama bandara itu memakai nama pahlawan nasional dan digunakan untuk kepentingan militer dan penerbangan umum.
  • Bupati Situbondo berharap bandara tersebut nantinya tidak hanya untuk kepentingan militer, tetapi juga menjadi transit ibadah haji dan umroh

 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Pemkab Kabupaten Situbondo mengelar pengajian dan selamatan untuk pembangunan bandara Kiai As'ad Syamsul Arifin (KASA) di Dusun Banongan, Desa Wringinanom, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Selasa (16/0/12/2025).

Pengajian yang dikemas acara selamatan dan doa bersama diikuti ribuan masyarakat itu, dihadiri putra dan cucu tokoh pahlawan nasional, KHR As'ad Syamsul Arifin. 

Yaitu pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo, KHR Muhammad Kholil As'ad Syamsul Arifin dan Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, KHR Ahmad Azaim Ibrahimi.

Pengajian itu juga dihadiri Kasdam V Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar dan perwakilan Kemenkumham RI, Dr (Can) Kemas Akhmad Tajuddin serta seluruh pejabat Forkopimda Pemkab Situbondo.

Sebelum acara pengajian dan selamatan pembangunan bandara di kawasan eks Perusda Banongan dimulai, diawali penyerahan bantuan sapi dan kambing kepada warga atau pekerja di Banongan.

Dalam tausiyahnya, Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi'iyah, KHR Ahmad Azaim Ibrahimi menuturkan ada cerita warga Sukorejo, bahwa KHR As'as Syamsul Arifin menyampaikan nanti di Situbondo akan ada bandara dan orang-orang akan berangkat dari bandara itu.

"Kami yang mendengar itu setengah percaya dan setengah tidak karena tidak membayangkan waktu itu," kata KHR Azaim

KHR Azaim menegaskan bukan tidak percaya sosok kiai As'ad, namun masih memikirkan perkataan warga saat itu. "Dan saya tidak bayangkan bandara ini disepakati selain untuk militer, tetapi juga untuk pemda sebagai sarana transpormasi umum," katanya.

KHR Azaim berharap harapan dan cita-cita serta doa seluruh masyarakat Situbondo diridhai dan dan proses pembangunan bandara dipermudah.

Sementara Pengasuh Ponpes Wali Songo, KHR Muhammad Kholil As'ad Syamsul Arifin mengatakan, bandara ini sekaligus akan menjadi tempat latihan dan berharap pembangunannya lancar. "Saya ikut bangga dan gembira serta menyampaikan terima kasih adanya bandara ini," ucap KHR Kholil.

Meski demikian, kata KHR Kholil merasa malu karena tidak ada yang bisa diberikan atau disumbangkan untuk pembangunan bandara ini.

"Saya mohon maaf tidak ada yang bisa saya sumbangkan, sebab ini demi kepentingan yang menguntungkan atau memberikan mamfaat negara dan ummat. Seharusnya kita memberi dan bukan berharap," kata KHR Kholil.

Hormati Pahlawan Nasional

Perwakilan Kemenkumham RI, Dr (Can) Kemas Akhmad Tajuddin mengatakan, Bandara KASA ini menggunakan nama pahlawan nasional, Kiai As'ad Syamsul Arifin sebagai bentuk penghormatan dalam perjuangan yang bisa ditiru generasi penerus yang akan mendatang.

Menurutnya, pembangunan bandara ini tidak hanya membicarakan masalah konstruksi tetapi juga sebagai  momentum membangun konektifitas ekonomi. "Yang terpenting, ketika sarana dan prasarana digelar dengan baik maka sinkronisasi pertahanan keamanan akan terlaksana," kata Tajuddin.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved