Selasa, 28 April 2026

Pemkab Pasuruan Maksimalkan Kesiagaan Hadapi Potensi Bencana, Manfaatkan AI Untuk Prediksi Banjir

Salah satu langkah konkret yang dilakukan tahun ini adalah normalisasi sungai secara besar-besaran di sejumlah wilayah rawan banjir.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Deddy Humana
Humas Pemkab Pasuruan
ALAT KEBENCANAAN - Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo memimpin apel kesiapsiagaan dan gelar peralatan menghadapi dampak bencana, Senin (15/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Pasuruan menggelar apel kesiapsiagaan dan gelar peralatan untuk menghadapi potensi bencana.
  • Normalisasi sungai di Pasuruan sudah mengurangi dampak banjir dan ke depan peringatan dini akan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI).
  • Ke depan, Pemkab Pasuruan akan mengembangkan early warning system yang terintegrasi ke command center daerah.

 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Pemkab Pasuruan memaksimalkan berbagai langkah pencegahan dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi kebencanaan, terutama di tengah cuaca ekstrem.

Hal itu disampaikan Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo saat memimpin apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan tahun 2025 di Kompleks Perkantoran Raci, Kecamatan Bangil, Senin (15/12/2025).

Mas Rusdi mengatakan, bencana berskala besar (force majeure) diharapkan tidak terjadi, dan potensi kebencanaan berskala kecil harus diantisipasi. Karena itu, Mas Rusdi menegaskan bahwa upaya mitigasi menjadi fokus utama pemerintah daerah.

“Yang paling penting adalah pencegahan. Bencana tidak selalu bisa dikendalikan, tetapi resikonya bisa kita kurangi,” jelasnya.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan tahun ini adalah normalisasi sungai secara besar-besaran di sejumlah wilayah rawan banjir.

Hasilnya mulai dirasakan masyarakat. Di Kecamatan Rejoso, genangan air yang sebelumnya kerap terjadi kini berangsur berkurang.

Kondisi serupa juga terlihat di beberapa titik lain, seperti Kalianyar dan Bangil, yang hingga kini relatif terbebas dari banjir besar.

Pemkab Pasuruan juga menyiapkan rencana lanjutan untuk wilayah yang belum tersentuh normalisasi.

Sungai Kaliwrati beserta anak sungainya menjadi salah satu prioritas normalisasi tahun depan, menyusul laporan potensi genangan di kawasan tersebut.

Selain infrastruktur, penguatan kesiapsiagaan juga dilakukan melalui pemenuhan dan modernisasi peralatan BPBD.

Peralatan penanggulangan bencana dinilai sudah memadai, namun pemerintah daerah tetap melakukan evaluasi dan penambahan agar respons kebencanaan bisa lebih cepat dan efektif.

Di sisi lain, Pemkab Pasuruan terus mendorong peningkatan kewaspadaan masyarakat. Mas Rusdi mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas, khususnya saat musim hujan.

Pelaporan Potensi Bencana

Selain itu, segera melaporkan apabila terdapat tanda-tanda atau potensi bencana di lingkungannya kepada perangkat desa maupun instansi terkait.

Ke depan, Pemkab Pasuruan juga akan mengembangkan early warning system yang terintegrasi dengan command center daerah.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved