Kamis, 23 April 2026

Libatkan 300 BUJK Dalam Bimtek E-Purchasing, Pemkab Bojonegoro Terapkan Transparansi Dalam PBJ

bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong sistem pengadaan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel

Penulis: Misbahul Munir | Editor: Deddy Humana
Tribunnews.com/Misbahul Munir
BIMTEK PURCHASING - Kepala DPUBMTR Bojonegoro, Ivan Chusaivi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaksanaan E-Purchasing melalui Metode Mini Kompetisi bagi pelaku usaha jasa konstruksi. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Bojonegoro mengadakan bimtek pelaksanaan e-purchasing dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) di daerah.
  • Bimtek diikuti 300 BUJK dari seluruh Bojonegoro sebagai bagian dari percepatan digitalisasi PBJ dengan metode kompetisi.
  • Lewat bimtek itu, diharapkan sistem pengadaan bisa berjalan lebih transparan, efisien, dan akuntabel karena pengadaan dilakukan secara digital.

 


SURYA.CO.ID, BOJONEGORO – Pemkab Bojonegoro mulai mengakselerasi penerapan sistem digital dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) melalui e-Purchasing Katalog Elektronik.

Upaya tersebut diawali dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pelaksanaan e-Purchasing melalui Metode Mini Kompetisi bagi pelaku usaha jasa konstruksi.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (DPUBMTR) Bojonegoro itu berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (9–10/12/2025), dan diikuti 300 Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) dari berbagai wilayah di Bojonegoro.

Kepala DPUBMTR Bojonegoro, Ivan Chusaivi mengatakan, bimtek ini digelar sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman pelaku jasa konstruksi terhadap sistem pengadaan terbaru yang kini berbasis digital.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman teknis sekaligus regulasi terbaru kepada para pelaku usaha jasa konstruksi, khususnya setelah diberlakukannya Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025,” ujar Ivan, Selasa (9/12/2025).

PBJ Lebih Transparan

Ia menjelaskan, penerapan e-Purchasing melalui e-Katalog versi 6 menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong sistem pengadaan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Selain itu, sistem ini diharapkan mampu memperluas pemanfaatan produk dalam negeri.

“Harapan kami, para penyedia jasa konstruksi semakin siap melaksanakan pengadaan secara profesional melalui E-Katalog V.6, terutama pada skema Mini Kompetisi,” kata Ivan.

Pelaksanaan bimtek dibagi dua gelombang. Pada hari pertama diikuti 150 BUJK, sementara 150 peserta lainnya dijadwalkan mengikuti kegiatan serupa pada hari kedua.

Dalam bimtek tersebut, DPUBMTR menghadirkan pemateri dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), Desi Kartika, yang menyampaikan materi Panduan Penyedia Katalog Elektronik V.6, sedangkan Widia Cintiya Fitri membawakan materi Panduan Mini Kompetisi Katalog Elektronik V.6.

Pemkab Bojonegoro berharap, melalui bimtek ini proses pengadaan jasa konstruksi di daerah semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta sejalan dengan sistem digitalisasi yang transparan efektif dan efisien. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved