Rabu, 6 Mei 2026

Lamongan Komitmen Wujudkan Swasembada Gula Lewat Program Bongkar Ratoon

Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen wujudkan swasembada gula, melalui program bongkar ratoon.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Hanif Manshuri
BONGKAR RATOON - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi didampingi Forkopimda menandai bongkar ratoon di Desa Tunggunjagir, Kecamatan Mantup, Sabtu (6/12/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Lamongan mengembangkan bongkar ratoon di Desa Tunggunjagir, Kecamatan Mantup. Ini merupakan komitmen Pemkab Lamongan untuk mewujudkan swasembada gula
  • Program bongkar ratoon diyakini efektif meningkatkan produktivitas tebu. Mengganti tanaman tua yang produktivitasnya menurun dengan bibit baru berkualitas.
  • Ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi gula dalam negeri dan mengurangi ketergantungan impor.

 

SURYA.CO.ID LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen wujudkan swasembada gula, melalui program bongkar ratoon.

Lamongan selain memiliki potensi perkebunan, utamanya pada komoditas tebu dan tembakau.  Bongkar ratoon kini dikembangkan di Desa Tunggunjagir, Kecamatan Mantup.

Tercatat, selama 2025 produksi tebu di Kabupaten Lamongan mencapai 2.331.852 kwintal, produktivitas 66,3 kwintal per hektare dengan luas tanam 3.360.941 hektare.

Baca juga: Lolos Tahap 1, 85 Calon PPIH Lamongan Jalani Tes Lanjutan Tingkat Provinsi

"Di Desa Tunggunjagir sendiri telah memperluas tanam tebu jenis Bululawang seluas 139,478 hektare," kata Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Senin (8/12/2025).

Tingkatkan Produktivitas Tebu

Dengan program bongkar ratoon, diyakini sangat efektif meningkatkan produktivitas tebu.

Karena mengganti tanaman tua yang produktivitasnya menurun dengan bibit baru berkualitas.

Juga memperbaiki kualitas tanah, menurunkan risiko hama, dan memperkuat kemitraan petani dengan pabrik gula, yang semuanya krusial untuk mencapai swasembada gula nasional dan kesejahteraan petani. 

Baca juga: Bupati Yuhronur Efendi Prihatin Tingginya Temuan Kasus Baru HIV/AIDS di Lamongan

Dikatakan, ia telah menandai program bongkar ratoon di Desa Tunggunjagir, Kecamatan Mantup bersama anggota Forkopimda dan DKPP, Sabtu (6/12/2025).

"Dalam rangka mewujudkan swasemba gula, Pemerintah telah mencanangkan bongkar ratoon tahun 2025. Program bongkar ratoon menjadi langkah strategis dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas gula," katanya. 

Peremajaan Tanaman Tebu

Diungkapkan, bongkar ratoon adalah program peremajaan tanaman tebu di mana tebu-tebi lama yang sudah sering dipanen, dibongkar total, laku diganti dengan bibit tebu varietas unggul yang baru untuk meningkatkan hasil panen dan mencapai swasembada gula nasional.

Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi gula dalam negeri dan mengurangi ketergantungan impor.

Disebutkan, sentra tanam tebu di Lamongan tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Mantup, Tikung, Sambeng dan Ngimbang, yang merupakan kawasan potensial untuk pengembangan tanaman tebu.

Juga Kembangan Pola Kemitraan

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)  Lamongan, Mugito mengatakan, DKPP juga mengembangkan  program bantuan bibit tebu dan pengolahan tanah. 

Pemasaran hasil panen tebu sudah bisa dipastikan sasarannya yakni ke PG Kebun Temu Mas (KTM) yang ada di Jalan Jombang, Kecamatan Ngimbang, Lamongan. 

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved