Senin, 27 April 2026

Puluhan Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Kencang di Mojo Kediri

Puluhan rumah di Kecamatan Mojo, Kediri, Jatim, rusak akibat angin kencang. BPBD lakukan penanganan darurat dan imbau warga waspada cuaca ekstrem

Penulis: Isya Anshori | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi BPBD Kabupaten Kediri
ANGIN KENCANG - Rumah rusak tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang yang menerjang wilayah Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur pada Rabu (3/12/2025). Dilaporkan, ada puluhan rumah warga yang rusak dan sejumlah fasilitas umum terdampak. 
Ringkasan Berita:

 

SURYA.CO.ID, KEDIRI -Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim) pada Rabu (3/12/2025). Akibatnya, puluhan rumah warga rusak serta fasilitas umum terdampak. 

BPBD Kabupaten Kediri menyebut, kerusakan terparah terjadi di Desa Kedawung, Tambibendo dan Maesan.

Puluhan Rumah Rusak, Tiang Listrik Roboh Tutup Akses Warga

Kalaksa BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno, mengatakan pihaknya menerima laporan pada pukul 18.15 WIB dan langsung melakukan asesmen serta penanganan darurat.

“Angin kencang membuat banyak rumah warga rusak, pohon tumbang dan tiang listrik roboh hingga menutup akses jalan. Laporan langsung kami tindaklanjuti,” ujar Stefanus, Kamis (4/12/2025).

Di Desa Kedawung, sedikitnya 31 rumah rusak pada bagian atap dan teras yang beterbangan diterpa angin. Beberapa rumah juga tertimpa pohon tumbang, dan membutuhkan penanganan khusus dari tim BPBD dan relawan.

Fasilitas Umum Ikut Terdampak

Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga rusak. Pasar Jati Malang, RA Kusuma Mulya 2, serta akses jalan menuju PPTQ Al Maqruf ikut terdampak akibat robohnya tiang listrik.

Di Desa Tambibendo, dua rumah mengalami kerusakan ringan dan direkomendasikan mendapatkan bantuan sembako. 

Sementara di Desa Kraton, satu rumah rusak di bagian dapur.

Kerusakan signifikan juga terjadi di Dusun Baran, Desa Maesan, di mana 15 rumah mengalami kerusakan pada atap, teras, dapur hingga kandang ternak. MI PSM Baran turut mengalami kerusakan pada bagian teras.

Kerugian Capai Puluhan Juta, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. 

Warga sempat panik ketika angin kencang merobohkan pohon-pohon besar yang menimpa bangunan.

Perangkat desa dan warga melakukan pembersihan pohon tumbang, serta memperbaiki bagian rumah yang dapat diselamatkan. 

BPBD juga menurunkan personel untuk asesmen lanjutan bersama PLN dan relawan.

“Kebutuhan mendesak berupa asbes, sembako dan alat pemotong pohon sudah kami rekomendasikan. BPBD memastikan penanganan darurat terus berlangsung hingga situasi pulih, dan masyarakat kami imbau tetap waspada potensi cuaca ekstrem,” tutur Stefanus.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved