Rabu, 22 April 2026

Imbas Dugaan Keracunan 49 Siswa SD, SPPG Cinta Anak Klecorejo Tarik Kembali Semua Menu MBG

Sebelum didistribusikan, pihaknya mengaku sempat mengecek kualitas menu dan saat itu menunjukkan dalam kondisi bagus.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Deddy Humana
istimewa
BATAL DIBAGIKAN - Petugas SPPG membawa ompreng MBG, Kamis (27/11/2025), setelah puluhan murid dari 3 SD di Madiun mengalami keracunan. 
Ringkasan Berita:
  • SPPG Cinta Anak yang mengolah makanan untuk sekolah memutuskan menarik kembali ribuan menu MBG.
  • Penarikan kembali MBG itu setelah terjadi keracunan massal di 3 SD di Madiun yang mengakibatkan 49 anak dilarikan ke puskesmas.
  • SPPG tersebut mendistribusikan MBG untuk 32 sekolah, dengan jumlah total siswa 2.819 anak.

 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Puluhan murid dari 3 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Madiun, diketahui keracunan akibat diduga memakan menu MBG, Kamis (27/11/2025).

Pihak SPPG yang bertanggungjawab dalam pengolahan makanan, segera menarik kembali ribuan menu MBG tersebut.

Seperti diberitakan, sebanyak 49 murid dari SDN Klecorejo, SDN Darmorejo, dan SDN Kebonagung, terpaksa mendapatkan penanganan intensif pasca keracunan. Mereka dirawat di Puskesmas Klecorejo dan Puskesmas Pilangkenceng.

Kepala SPPG Cinta Anak Klecorejo, Sendi Wicaksono mengatakan, menu MBG dimasak mulai pukul 24.00 WIB. 

“Kami memasak nasi pada tengah malam kemudian mengolahnya menjadi nasi goreng pukul 03.00 WIB pagi. Menunya adalah nasi goreng campuran jagung, susu, keripik pangsit, edamame, telur, dan buah semangka,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, SPPG tersebut mendistribusikan MBG untuk 32 sekolah, dengan jumlah total siswa 2.819 anak. Pendistribusian MBG dimulai pukul 07.00 WIB. 

Sebelum didistribusikan, pihaknya juga mengaku sempat mengecek kualitas menu dan saat itu menunjukkan dalam kondisi bagus.

“Saat pengiriman itu nasi gorengnya masih bagus. Namun ketika di lokasi, kami cek lagi ternyata nasi gorengnya ada yang tidak enak,” bebernya.

Karena ada kasus ini, lanjutnya, pihak SPPG segera menarik kembali semua menu MBG. Ia mengungkapkan, SPPG Cinta Anak mulai beroperasi pada 10 November dan semua petugas sudah tersertifikasi.

Sendi mengaku menunggu hasil uji laboratorium mengingat sampel makanan telah diambil guna keperluan lebih lanjut. “Biar diperiksa dulu hasilnya seperti apa. Dari kami jelas menarik semua menu MBG,” tandasnya. ******

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved