Kamis, 23 April 2026

Ramp Check Nataru, Puluhan Bus di Bojonegoro Ditemukan Langgar Teknis Ringan

Ramp check Nataru di Bojonegoro, Jatim, temukan pelanggaran teknis ringan pada bus, namun seluruh armada tetap diberi stiker laik jalan

Penulis: Misbahul Munir | Editor: Cak Sur
istimewa
RAMP CHECK - Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), puluhan armada bus antarkota di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai diperiksa kelayakannya melalui kegiatan inspeksi keselamatan atau ramp check, Rabu (26/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Puluhan bus AKAP di Bojonegoro, Jatim, jalani ramp check jelang Nataru 2025/2026.
  • Ditemukan pelanggaran ringan seperti lampu mati dan kelebihan kursi.
  • Bus tetap diberi stiker laik jalan dengan syarat perbaikan segera dilakukan.

 

SURYA.CO.ID, BOJONEGORO - Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), puluhan armada bus antarkota di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), menjalani pemeriksaan kelayakan melalui inspeksi keselamatan atau ramp check, Rabu (26/11/2025). 

Pemeriksaan ini dilakukan, untuk memastikan seluruh kendaraan layak beroperasi menghadapi lonjakan penumpang.

Pemeriksaan Armada Dilakukan di Masing-Masing Pool

Ramp check dilakukan petugas gabungan dari Dishub Jatim, Jasa Raharja, Dishub Bojonegoro serta Satlantas Polres Bojonegoro

Pemeriksaan dilakukan langsung di pool beberapa perusahaan otobus (PO), di antaranya:

  • PO Dali Mas (12 unit bus)
  • PO Dali Jaya (4 unit bus)
  • PO Bangau Mas (4 unit bus)

Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Rajekwesi Bojonegoro, Budi Sugiarto, menyebut pemeriksaan fokus pada dua aspek, yaitu administrasi dan kelayakan teknis kendaraan.

“Kalau masa berlaku administrasi seperti Kartu Pengawasan dan Kartu Uji masih aktif dan persyaratan teknis memenuhi standar, bus langsung kami berikan stiker laik jalan,” ujarnya.

Ditemukan Pelanggaran Teknis Ringan

Dalam pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah pelanggaran teknis ringan seperti:

  • Lampu depan mati
  • Lampu mundur tidak berfungsi
  • Kelebihan jumlah kursi penumpang

Seluruh temuan tersebut langsung diperbaiki di lokasi pemeriksaan.

“Ada yang lampu depannya mati, ada juga yang lampu mundurnya tidak menyala. Itu langsung diperbaiki saat diperiksa. Ada juga yang seat-nya kelebihan, kami minta segera dicopot,” kata Budi.

Meski ditemukan kekurangan, petugas tetap memberikan stiker laik jalan dengan catatan perbaikan harus segera dilakukan.

Imbauan Keselamatan bagi Pengemudi

Selain memeriksa kendaraan, petugas juga memberikan sosialisasi keselamatan berkendara kepada para sopir menjelang arus mudik Nataru 2025/2026 yang berpotensi memicu peningkatan volume kendaraan, terlebih di musim hujan.

“Kami tekankan agar sopir tidak ugal-ugalan, patuhi rambu lalu lintas, dan lebih berhati-hati karena musim hujan membuat jarak pandang terganggu,” pungkas Budi.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved