Senin, 20 April 2026

Berita Viral

Nur Aini Guru SD Curhat Minta Pindah Sekolah, Ini Respon Kompak Bupati Pasuruan dan Kemendikdasmen

Guru yang viral karena curhat jarak 57 km ke sekolah justru terancam dipecat. Bupati Pasuruan hingga Kemendikdasmen buka suara.

TikTok Cak Sholeh
GURU NUR AINI - Kolase foto Nur Aini Guru SD yang Curhat Minta Pindah Sekolah. Simak respon Bupati Pasuruan dan Kemendikdasmen. 

Ringkasan Berita:
  • Nur Aini viral karena curhat perjalanan 57 km setiap hari menuju sekolah tempatnya mengajar.
  • Ia berharap pemindahan lokasi mengajar agar lebih dekat rumah.
  • Bupati Pasuruan menilai keluhannya tidak tepat dan membuka opsi pemecatan.
  • Kemendikdasmen menegaskan ASN wajib siap ditempatkan di mana saja sesuai pakta integritas.

 

SURYA.co.id - Polemik guru Nur Aini yang minta pindah sekolah karena jarak terlalu jauh dengan rumah mendapat respon dari Bupati Pasuruan dan Kemendikdasmen.

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengaku, tak segan memecat Nur Aini karena dinilai bermasalah.

Sedangkan pihak Kemendikdasmen menilai, semestinya guru ASN (Aparatur Sipil Negara) harus siap ditempatkan di mana saja.

Nur Aini, guru di SDN II Mororejo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan warganet setelah kisah perjuangannya viral di media sosial.

Dalam unggahan yang ramai dibagikan, ia menceritakan rutinitas berat yang harus dijalani setiap hari demi memenuhi tugas mengajar.

Jarak antara rumahnya di Kecamatan Bangil dan sekolah tempatnya bertugas mencapai 57 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar dua jam.

Untuk bisa tiba di ruang kelas tepat waktu, Nur Aini harus keluar rumah sejak pukul 05.30 WIB.

Ia mengaku sering bergantung pada ojek atau meminta suaminya mengantar ke sekolah.

Baca juga: Imbas Nur Aini Guru SD Curhat hingga Minta Pindah Sekolah, Bupati Rusdi Tak Beri Ampun: Sanksi Berat

Dalam video yang telah ditonton ratusan ribu kali tersebut, Nur Aini menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah agar memberikan solusi pemindahan lokasi mengajar yang lebih dekat dengan rumahnya.

Namun pernyataan itu mendapat respons mengejutkan dari pemerintah daerah dan Kemendikdasmen.

Respons Bupati Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menilai bahwa pernyataan Nur Aini tidak semestinya disampaikan secara publik, terlebih melalui podcast.

Ia bahkan menyebut tidak segan memberikan sanksi tegas.

"Karena awalnya yang bersangkutan sudah bermasalah dan sekarang sedang ditangani oleh BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia)," ujar Rusdi, Selasa (25/11/2025), dikutip dari Kompas.com.

Menurutnya, alasan jarak jauh bukan hal yang asing bagi para tenaga pengajar maupun tenaga kesehatan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved