Minggu, 26 April 2026

Ternyata Kebakaran Hebat di Tuban Bukan dari Gudang Solar Mentah, Tapi Gudang Briket

Polisi ungkap fakta kebakaran di Tuban, Jatim: Bukan gudang solar mentah, melainkan gudang briket. Kerugian diperkirakan mencapai Rp188 juta

Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Muhammad Nurkholis
KEBAKARAN - Petugas pemadam kebakaran bersama anggota kepolisian memastikan tidak ada bara api lagi pada gudang pembuatan briket di Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa TImur, Rabu (22/10/2025). Peristiwa yang sempat memicu dugaan kebakaran gudang solar mentah, lantaran keberadaan beberapa drum di lokasi, kini terungkap penyebab pastinya. 
Ringkasan Berita:
  • Polisi ungkap fakta kebakaran di Tuban, Jawa Timur (Jatim): Bukan gudang solar mentah, melainkan percikan knalpot truk pengangkut ampas bleaching yang picu api. 
  • Api lahap dump truk dan gudang briket di Tuban, mengakibatkan kerugian materiil hingga Rp 188 juta. Tidak ada korban jiwa. 
  • Insiden kebakaran di Desa Sidoharjo, Senori, Tuban ini terjadi pada Rabu (22/10/2025) pukul 09.00 WIB, api berhasil dipadamkan 2,5 jam kemudian.

SURYA.CO.ID, TUBAN -  Kepolisian Resor (Polres) Tuban memastikan insiden kebakaran hebat di Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim) pada Rabu (22/10/2025), bukan berasal dari gudang solar mentah.

Hasil penyelidikan mengungkap, api justru bersumber dari percikan knalpot dump truk bermuatan ampas bleaching.

Peristiwa yang sempat memicu dugaan kebakaran gudang solar mentah, lantaran keberadaan beberapa drum di lokasi, kini terungkap penyebab pastinya. 

Kapolsek Senori, Iptu Sudjarwo, menjelaskan bahwa tidak ada solar mentah yang ditemukan di lokasi kejadian.

Baca juga: Terbakar Hebat Gudang Solar Mentah di Tuban, Api Diduga dari Percikan Truk Aspal Panas

Kronologi Kejadian: Percikan Knalpot Menjadi Malapetaka

Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di area belakang rumah milik Raditya Air Langga (32), warga setempat. 

Saat itu, sebuah dump truk yang dikemudikan Jodi, warga Mojokerto, tengah sibuk menurunkan muatan ampas bleaching seberat 8,2 ton. 

Ampas bleaching sendiri, merupakan bahan campuran penting dalam pembuatan briket.

"Tiba-tiba muncul nyala api dari bawah knalpot truk, lalu menyambar bagian bak dan menjalar ke gudang pembuatan briket milik korban," terang Iptu Sudjarwo.

Api dengan cepat membesar dan melahap habis satu unit dump truk serta bangunan gudang briket berukuran 4 x 10 meter, yang terbuat dari rangka kayu jati. 

Di dalam gudang, turut hangus lima drum kosong dan satu mesin mixer.

Kerugian Ratusan Juta, Tanpa Korban Jiwa

Petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dengan sigap menerjunkan tiga unit armada. 

Dibantu oleh warga sekitar dan personel Polsek Senori, mereka berjibaku memadamkan kobaran api yang membesar. 

Setelah perjuangan panjang, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 11.30 WIB.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 188 juta," pungkas Iptu Sudjarwo, menutup penjelasaannya.

Insiden kebakaran di Tuban  ini, menjadi pengingat penting akan potensi bahaya dari aktivitas bongkar muat material, terutama yang melibatkan kendaraan berat.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved