Selasa, 2 Juni 2026

Harga Tomat Anjlok di Lumajang, Bupati Indah Cetuskan Gerakan Minum Jus Tomat

Bupati Lumajang Indah Amperawati galakkan gerakan beli dan minum jus tomat di kalangan ASN, untuk bantu petani di Lumajang, Jatim.

Tayang:
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Cak Sur
Istimewa/Dokumentasi Kominfo Lumajang
GERAKAN MINUM JUS TOMAT - Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar melihat produk tomat yang ditampilkan di stan hasil produk pertanian di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Anjloknya harga tomat, menjadi perhatian serius Bupati Indah dengan mencetuskan gerakan makan tomat dan minum jus tomat bagi kalangan ASN, untuk bantu petani lokal. 
Ringkasan Berita:
  • Harga Tomat Anjlok di Lumajang, Jawa Timur (Jatim): Bupati Indah Amperawati soroti harga tomat Rp 5.000 per kg di pasar, tapi petani hanya terima Rp1.000-Rp1.500 per kg.
  • ASN Lumajang Diminta Borong Tomat: Bupati Indah cetuskan gerakan ASN beli dan konsumsi jus tomat, bantu petani lokal dan tingkatkan kesehatan.
  • Dorong Produk Lokal dan Gaya Hidup Sehat: Gerakan ini diharapkan memberdayakan petani, sehatkan ASN, dan tumbuhkan kepedulian masyarakat pada produk lokal.

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Anjloknya harga tomat di pasaran Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), menjadi perhatian serius Bupati Indah Amperawati Masdar

Harga tomat yang kini berada di kisaran Rp 5.000-an per kilogram (kg) di pasaran, sangat jauh berbeda dengan harga yang diterima petani, yakni hanya Rp 1.000 – Rp 1.500 per kg. Senin (20/10/2025).

"Fenomena ini membutuhkan solusi," ujar Bupati Indah, setelah meninjau stan produk pertanian di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) Kabupaten Lumajang

Ia menekankan perlunya langkah konkret untuk membantu para petani lokal yang terdampak.

Gerakan ASN Beli dan Minum Jus Tomat untu Bantu Petani Lokal

Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Indah Amperawati mencetuskan ide inovatif, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang untuk ramai-ramai menyerap produk tomat petani dengan membelinya. 

Tak hanya itu, ia juga meluncurkan gerakan makan tomat dan minum jus tomat bagi kalangan ASN sebagai upaya ganda, membantu petani sekaligus mendorong gaya hidup sehat.

"Upaya membeli dan mengonsumsi hasil bumi Lumajang tidak hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga memberdayakan petani dan ekonomi desa," papar Indah.

ASN Sehat, Ekonomi Desa Terangkat

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, gerakan ini juga memiliki nilai kesehatan publik yang tinggi. 

Konsumsi jus tomat dan sayur lokal secara rutin, dapat meningkatkan asupan gizi dan daya tahan tubuh ASN, yang diharapkan menjadi contoh dalam menumbuhkan budaya hidup sehat di lingkungan kerja.

"Solusi ini sederhana, namun berdampak luas. Mulai dari petani terbantu, ASN sehat dan masyarakat semakin peduli pada produk lokal. Dari hal kecil seperti jus tomat, kita bisa memperkuat ekonomi dan kesejahteraan bersama," ungkapnya optimis.

Di akhir pesannya, Bupati Indah juga mengajak seluruh masyarakat Lumajang untuk terus mendukung produk lokal petani lainnya, seperti pisang, melon, semangka dan berbagai hasil bumi khas Lumajang lainnya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved