Kamis, 4 Juni 2026

Waspada Super Flu, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Minta Pemprov Optimalkan Kewaspadaan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta Pemprov Jatim tidak lengah mengantisipasi ancaman super flu

Tayang:
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: irwan sy
TribunJatim.com/Yusron Naufal Putra
WASPADA SUPER FLU - Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, saat ditemui di Dyandra Convention Center Surabaya beberapa waktu lalu. Senin (5/1/2026), Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta Pemprov Jatim tidak lengah mengantisipasi ancaman Super Flu atau infeksi influenza A (H3N2) subclade K. 

Ringkasan Berita:
  • Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta Pemprov Jatim siaga dini menghadapi ancaman super flu influenza A H3N2 subclade K.
  • Wara Sundari Renny Pramana mendorong pembentukan Satgas Super Flu lintas OPD dan status kewaspadaan dini daerah.
  • Jatim dinilai berisiko tinggi karena mobilitas dan kepadatan penduduk serta banyak pintu masuk bandara dan pelabuhan.
  • Antisipasi dilakukan lewat edukasi PHBS, pencegahan berbasis komunitas, dan kesiapan layanan kesehatan merespons cepat.

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim meminta Pemprov Jatim tidak lengah mengantisipasi ancaman Super Flu atau infeksi influenza A (H3N2) subclade K.

Siaga dini dinilai sangat diperlukan termasuk pentingnya membentuk Satgas Super Flu lintas OPD.

Baca juga: Ramai Super Flu Mirip Covid-19, Apa Bedanya Lebih Bahaya atau Tidak? 

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menjelaskan antisipasi terhadap flu ini tak bisa disepelekan, sebab bisa menular cepat dan gejalanya mirip flu biasa.

“Kalau terlambat, dampaknya serius,” kata Renny dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (5/1/2026).

Kasus infeksi influenza A H3N2 subclade K atau yang dikenal sebagai 'Super Flu' ini belakangan memang menjadi sorotan dunia, termasuk di Indonesia.

Dari data surveilans Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga akhir Desember 2025, tercatat ada 62 kasus Super Flu di Indonesia.

Jawa Timur Punya Risiko Besar

Fraksi PDIP menaruh perhatian karena Jawa Timur dinilai memiliki risiko besar lantaran mobilitas antar daerah tinggi, kepadatan penduduk juga besar kemudian ditambah memiliki banyak pintu masuk dari bandara hingga pelabuhan.

"Sehingga antisipasi diperlukan," ujarnya. 

Lebih jauh, Pemprov Jatim dinilai perlu segera mengaktifkan status kewaspadaan dini daerah termasuk membentuk Satgas Super Flu lintas OPD.

"Diharapkan data kesehatan kabupaten/ kota bisa terintegrasi dengan baik," ucapnya.

Renny mengungkapkan, pendekatan promotif, preventif, dan kuratif perlu dilakukan secara berimbang.

Melalui pendekatan promotif, Pemprov diharapkan dapat menggencarkan edukasi publik sejak dini. 

Sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) harus kembali diperkuat mulai etika batuk dan bersin, penggunaan masker saat sakit, hingga kebiasaan cuci tangan.

Langkah Preventif

Sementara melalui langkah preventif, Renny mendorong optimalisasi pencegahan berbasis komunitas.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved