Selasa, 16 Juni 2026

MSIE Target Pertumbuhan Kinerja 8 Persen Lewat Ekspansi Properti di Bali

Salah satu sumber pendapatan berasal dari pemanfaatan lahan di kawasan Canggu, Bali,

Tayang:
Surya.co.id/Sri Handi Lestari
TARGET 8 PERSEN - Komisaris Utama MSIE, Agustina Felisia Willeam bersama Direktur Utama MSIE, Tanu Widjaja saat public expose di Surabaya, Senin (15/6/2026). Capaian kinerja di tahun 2025 yang positif, dengan lima strategi yang disiapkan untuk tahun 2026, mereka optimis tahun ini bisa tumbuh sesuai target yaitu 8 persen. 

Ringkasan Berita:
  • PT Multisarana Intan Eduka Tbk menargetkan pertumbuhan kinerja sebesar 8 persen pada tahun 2026
  • Perusahaan fokus pada ekspansi aset produktif dan pemanfaatan lahan di kawasan Canggu, Bali
  • MSIE mencatat kinerja stabil sepanjang 2025 dengan tingkat okupansi properti mencapai 100 persen
  • Strategi utama mencakup diversifikasi portofolio dan kerja sama dengan lembaga pendidikan internasional

 

SURYA..co.id, SURABAYA – Di tengah tren positif sektor properti pendidikan, PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE) menargetkan pertumbuhan kinerja sebesar 8 persen pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.

Komisaris Utama MSIE, Agustina Felisia Willeam, menyebut penambahan aset produktif dan kontribusi proyek baru menjadi motor utama.

"Perseroan menargetkan pertumbuhan sekitar 8 persen hingga akhir tahun 2026 ini, seiring penambahan aset produktif dan peningkatan kontribusi dari proyek-proyek yang sedang dikembangkan," ujarnya dalam Public Expose usai RUPS Tahunan di Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/6/2026).

Pemanfaatan Lahan

Salah satu sumber pendapatan berasal dari pemanfaatan lahan di kawasan Canggu, Bali, yang diproyeksikan memberi tambahan Rp 60 juta per bulan.

Agustina menegaskan lima strategi utama, yaitu diversifikasi portofolio ke luar Surabaya, kontrak sewa jangka panjang, kerja sama dengan lembaga pendidikan internasional, peningkatan kualitas fasilitas, serta ekspansi aset di wilayah strategis, terutama Bali.

Baca juga: Dugaan Penipuan Modus Jual Beli Properti Murah Aset Kredit Macet alias Cessie di Surabaya, 20 Korban

"Sementara itu di tengah prospek yang positif, perseroan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dengan memperhatikan berbagai risiko usaha," tambahnya.

Optimisme Perusahaan

Direktur Utama MSIE, Tanu Widjaja, menekankan optimisme perusahaan setelah mencatat kinerja stabil sepanjang 2025.

"Perseroan berhasil menjaga kinerja yang stabil di tengah tantangan sektor properti dan dinamika ekonomi sepanjang 2025," katanya.

MSIE membukukan pendapatan Rp 6,79 miliar pada 2025, naik 5,92 persen dari tahun sebelumnya, dengan laba neto Rp 254 juta.

Liabilitas ditekan 35,75 persen menjadi Rp 11,95 miliar, sementara ekuitas naik ke Rp 112,98 miliar.

Okupansi Properti

Tingkat okupansi properti mencapai 100 persen, mencerminkan kuatnya hubungan dengan penyewa.

Bali menjadi fokus ekspansi karena bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga pusat pendidikan dan bisnis bagi komunitas ekspatriat.

"Bali memiliki karakteristik yang unik. Selain menjadi tujuan wisata, daerah ini juga menjadi pusat aktivitas bisnis dan tempat tinggal banyak ekspatriat yang memiliki kebutuhan pendidikan internasional yang tinggi," beber Tanu.

BACA BERITA SURYA.co.id LAINNYA DI GOOGLE

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved