Kamis, 28 Mei 2026

Bank Jatim Perkuat KUB dan Transformasi Digital, OJK Soroti Ketahanan BPD

Bank Jatim perkuat sinergi KUB lewat Rakerta 2026, fokus digitalisasi, kolaborasi, dan daya saing BPD nasional.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumen Bank Jatim
RAPAT KUB - Dirut Bank Jatim Winardi Legowo berdampingan dengan Wagub Jatim, Emil Dardak, bersama jajaran direksi dan komisaris Bank Jatim serta perwakilan dari BPD yang KUB dengan Bank Jatim saat rapat kerja tahunan 2026 di Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi, kolaborasi, dan transformasi bisnis antar bank daerah guna menghadapi tantangan industri perbankan yang semakin dinamis. 

Ringkasan Berita:
  • Bank Jatim menggelar Rakerta 2026 bersama anggota KUB untuk memperkuat sinergi bisnis, digitalisasi, dan daya saing BPD di tengah tantangan industri perbankan.
  • Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menyebut KUB Bank Jatim berpotensi menjadi role model nasional karena dinilai mampu memperkuat kolaborasi ekonomi daerah.
  • OJK menilai ketahanan BPD masih solid dengan CAR mencapai 26,19 persen, sementara KUB dinilai penting untuk menjaga permodalan dan memperluas sinergi ekonomi antar daerah.

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim menegaskan komitmennya memperkuat transformasi bisnis dan sinergi antar bank daerah, lewat Rapat Kerja Tahunan (Rakerta) 2026 bersama seluruh anggota Kelompok Usaha Bank (KUB) di Jakarta, pekan lalu.

Forum tersebut menjadi momentum strategis bagi Bank Jatim dan seluruh anggota KUB untuk memperkuat kolaborasi bisnis, mempercepat transformasi digital, hingga meningkatkan daya saing perbankan daerah di tengah tantangan industri yang semakin dinamis.

Fokus Penguatan Bisnis dan Digitalisasi

Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo menjelaskan, Rakerta 2026 membahas berbagai strategi penguatan bisnis, tata kelola perusahaan, hingga pengembangan ekosistem layanan keuangan terintegrasi.

Menurut Winardi, seluruh anggota KUB Bank Jatim memiliki komitmen bersama untuk memperkuat posisi sebagai salah satu kekuatan utama perbankan daerah di Indonesia.

“Melalui rapat kerja tahunan ini, seluruh anggota KUB Bank Jatim berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi bisnis, meningkatkan daya saing, serta mendorong inovasi layanan keuangan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi,” kata Winardi, Sabtu (23/5/2026).

Adapun fokus strategi Bank Jatim pada 2026 meliputi:

  • Penguatan fundamental bisnis
  • Percepatan digitalisasi layanan
  • Peningkatan kualitas SDM
  • Optimalisasi potensi ekonomi daerah
  • Pengembangan layanan digital terintegrasi
  • Penguatan infrastruktur teknologi informasi

Winardi menegaskan, skema KUB bukan hanya memperkuat struktur permodalan BPD, tetapi juga membuka ruang transformasi kelembagaan dan peningkatan daya saing di era digital.

“Sehingga kami optimis sinergi yang terjalin melalui KUB akan mampu memperluas akses layanan keuangan, memperkuat daya tahan industri perbankan daerah, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Emil Dardak Sebut KUB Bank Jatim Bisa Jadi Role Model Nasional

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak turut menyoroti pentingnya penguatan KUB sebagai strategi transformasi bersama bagi bank pembangunan daerah agar tetap kompetitif di tengah dinamika industri perbankan global.

Menurut Emil, KUB tidak sekadar memenuhi regulasi, tetapi menjadi langkah strategis memperkuat daya saing sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya yakin KUB Bank Jatim dapat menjadi role model nasional, menghadirkan kolaborasi yang sehat dan produktif, memperkuat konektivitas ekonomi Indonesia Timur, serta memberikan multiplier effect bagi pembangunan daerah,” ujar Emil.

Ia menilai kolaborasi antar gubernur dalam KUB menjadi contoh positif dalam mendukung program nasional sektor perbankan melalui semangat kebersamaan dan tata kelola yang sehat.

“Rapat Kerja Bersama ini momentum penting yang menghadirkan OJK, BPD maupun masing-masing Pemprov yang menjadi bagian KUB untuk membangun kolaborasi dan sinergi menggerakkan daya saing daerah secara bersama-sama,” terang Emil.

Kinerja Digital Bank Jatim Tumbuh Positif

Dalam kesempatan itu, Emil juga mengapresiasi kinerja Bank Jatim sepanjang Tahun Buku 2025 yang dinilai solid dan resilien.

Beberapa capaian Bank Jatim yang disorot antara lain:

  • Pengguna aplikasi JConnect menembus lebih dari 993 ribu user
  • Nilai transaksi digital mencapai Rp65,77 triliun
  • Transaksi QRIS tumbuh 60,76 persen secara year on year
Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved