Kamis, 16 April 2026

BPH Migas Pastikan Pasokan Energi dan Jargas PGN Aman Pasca Lebaran 2026

BPH Migas bersama PGN SOR III memastikan pasokan energi nasional mulai dari BBM, LPG, hingga Jargas aman pasca Lebaran 2026.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumen PGN SOR III
PASTIKAN AMAN - Kepala BPH Migas Wahyudi Anas (kedua dari kiri) saat mengunjungi salah satu pelanggan jargas. Wahyudi menegaskan seluruh distribusi energi terkonfirmasi aman dan lancar, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan, Rabu (1/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • BPH Migas memastikan pasokan energi, termasuk BBM, LPG, dan Jargas, dalam kondisi aman dan lancar pasca Lebaran 2026.
  • PGN SOR III mencatat jumlah pelanggan jargas mencapai 208.388 pada akhir 2025 dengan jangkauan wilayah hingga ke Papua.
  • Pengecekan keandalan distribusi jargas pasca Lebaran ditinjau langsung di Kota Tarakan (Kaltara) dan Lamongan (Jatim).

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketersediaan sektor energi nasional pasca Lebaran 2026 dalam kondisi aman.

Pasokan energi yang mencakup Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG) hingga Jaringan Gas (Jargas) alam terkonfirmasi berjalan tanpa kendala berarti.

"Seluruh distribusi energi terkonfirmasi aman dan lancar, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan," ujar Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, di sela kunjungannya ke pelanggan jargas baru di Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (1/4/2026).

Komitmen PGN SOR III Jaga Keandalan Gas Bumi

Infrastruktur jargas di Kota Tarakan, dikelola langsung oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Sales and Operation Region (SOR) III yang berkantor pusat di Surabaya.

Pasca Lebaran 2026, BPH Migas bersama PGN SOR III secara maraton melakukan pengecekan ke sejumlah pelanggan. Selain Tarakan, peninjauan juga dilakukan ke wilayah Area Bojonegoro, tepatnya di Kota Lamongan, Jawa Timur.

General Manager PGN SOR III, Hedi Hedianto, menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen menjaga keandalan distribusi gas bumi untuk masyarakat luas.

"Komitmen kami adalah memastikan penyaluran jargas tetap andal dan berjalan lancar agar masyarakat bisa terus merasakan manfaatnya," tegas Hedi.

Pencapaian PGN SOR III hingga akhir 2025 mencatat tren positif, dengan rincian sebagai berikut:

  • Total pelanggan menembus angka 208.388 pelanggan.
  • Tingkat konsumsi gas bumi mencapai 245,55 BBTU.
  • Area pelayanan membentang dari Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku, Gorontalo, hingga Papua.

Program Jaringan Gas (Jargas)

Program Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga merupakan salah satu proyek prioritas yang terus digenjot oleh pemerintah melalui BPH Migas dan PGN. Tujuan utamanya, adalah untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap LPG bersubsidi, sehingga beban subsidi energi negara dapat ditekan secara signifikan.

Dibandingkan dengan LPG non-subsidi, harga gas bumi yang disalurkan melalui pipa jargas relatif lebih terjangkau, praktis, serta lebih bersih dan aman bagi lingkungan rumah tangga maupun skala UMKM. Oleh karena itu, perluasan jargas ini dinilai krusial untuk mendukung kemandirian dan transisi energi bersih di Indonesia.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved