Selasa, 28 April 2026

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Laba Bersih Double Digit di 2025

Indosat juga mencatat pertumbuhan Average Revenue Per User (ARPU) yang progresif hingga mencapai Rp 44 ribu.

istimewa/Indosat Ooredoo Hutchison
PERAWATAN JARINGAN TELEKOMUNIKASI - Petugas Indosat Ooredoo Hutchison melakukan perawatan dan penguatan jaringan telekomunikasi di area perkebunan kelapa sawit, Senin (9/2/2026). Sepanjang 2025, Indosat mencatat pertumbuhan kinerja positif dengan laba bersih double digit, didukung investasi berkelanjutan pada infrastruktur jaringan dan transformasi berbasis kecerdasan artifisial untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan. 

Ringkasan Berita:
  • Indosat Ooredoo Hutchison catatkan kinerja keuangan 2025 dengan pertumbuhan laba bersih Rp 56,5 triliun. Pencapaian ini didorong strategi personalisasi layanan berbasis AI
  • President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, sebut capaian itu jadi pondasi kuat Perseroan untuk lanjutkan pertumbuhan 2026
  • Indosat berkomitmen perkuat ekosistem digital nasional melalui investasi berkelanjutan, peningkatan kualitas jaringan, penguatan kepercayaan dan keamanan digital

 

SURYA.co.id, SURABAYA – PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang 2025 dengan pertumbuhan laba bersih sebesar R 56,5 triliun.

Hal ini mencerminkan keberlanjutan pertumbuhan bisnis di tengah ketatnya persaingan industri telekomunikasi.

Laba bersih tercatat tumbuh 12,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), menjadi sinyal kuat atas solidnya fundamental bisnis Indosat dalam memasuki tahun 2026.

Baca juga: Angka Trafik Data 2025 Melonjak Double Digit, Indosat Jaga Keandalan Jaringan untuk Tahun 2026

Tak hanya dari sisi pendapatan dan laba, Indosat juga mencatat pertumbuhan Average Revenue Per User (ARPU) yang progresif hingga mencapai Rp 44 ribu.

Strategi Personalisasi Layanan Berbasis AI

Pencapaian ini didorong oleh strategi personalisasi layanan berbasis kecerdasan artifisial (AI) serta penguatan pengalaman pelanggan.

Memasuki kuartal terakhir 2025, kinerja Indosat semakin menguat. 

Pada periode tersebut, pendapatan tumbuh 9 persen secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ) menjadi Rp15,36 triliun. 

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 53,5 persen QoQ dan 12,2 persen YoY menjadi Rp5,5 triliun.

Selain itu, EBITDA Indosat meningkat 12 persen menjadi Rp26,6 triliun, tumbuh lebih cepat dibandingkan pendapatan.

Hal ini mencerminkan efisiensi operasional dan disiplin Perseroan dalam menjalankan strategi bisnis.

Pondasi Kuat Melanjutkan Pertumbuhan Tahun 2026

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan capaian tersebut menjadi fondasi kuat bagi Perseroan untuk melanjutkan pertumbuhan pada 2026.

“Kami menutup tahun 2025 dengan momentum yang kuat dan mencapai panduan kinerja yang telah ditetapkan. Pertumbuhan pendapatan, peningkatan profitabilitas, serta kinerja laba bersih yang solid menjadi fondasi penting untuk melaju ke tahun 2026,” ujarnya, Selasa (10/2/26).

Vikram menambahkan, pertumbuhan ARPU didorong oleh penerapan personalisasi berbasis AI, penguatan jaringan, serta fokus berkelanjutan Indosat dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Salah satunya melalui fitur AI-powered 360 Scam and Spam Protection yang dirancang untuk melindungi pelanggan dari berbagai potensi penipuan digital.

Perkuat Konektivitas Digital Masyarakat

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved