Rabu, 20 Mei 2026

Idul Adha 2026

Hewan Kurban di Lapak Pedagang Banyuwangi Diperiksa Jelang Idul Adha 2026

Untuk memeriksa kondisi tubuh dan kesehatan, petugas mengecek suhu tubuh beberapa ternak dan mengamati kondisi fisiknya

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Aflahul Abidin
PENGECEKAN - Petugas kesehatan hewan mengecek kondisi hewan kurban yang dijual di lapak pinggir jalan di Kabupaten Banyuwangi, Selasa (19/5/2026). Pengecekan untuk memastikan ternak kurban aman. 

Ringkasan Berita:
  • Petugas Dinas Pertanian Banyuwangi memeriksa kesehatan kambing dan domba di 11 lapak pusat kota menjelang Idul Adha.
  • Pemeriksaan meliputi kondisi tubuh, suhu, fisik, serta usia lewat pengecekan gigi; lapak sehat diberi sertifikat.
  • Kebutuhan kurban di Banyuwangi mencapai 3 ribu sapi, 10 ribu kambing, dan 7 ribu domba, dengan populasi ternak surplus.

 

SURYA.co.id, BANYUWANGI -  Menjelang Hari Raya Idul Adha, petugas Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah lapak pedagang ternak di pusat kota.

Pada Selasa (19/5/2026), pengecekan dilakukan terhadap kambing dan domba di 11 lokasi, meliputi kondisi tubuh, kesehatan, serta usia hewan.

Untuk memeriksa kondisi tubuh dan kesehatan, petugas mengecek suhu tubuh beberapa ternak dan mengamati kondisi fisiknya. 

Sementara usia hewan kurban dilakukan dengan mengecek kondisi giginya.

"Jika kondisi hewan tidak sehat, kami akan beri obat dan vitamin. Sementara untuk memastikan usianya sudah satu tahun atau lebih, gigi kambing dipastikan sudah tanggal atau poel," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Danang Hartanto kepada SURYA.co.id, Selasa (19/5/2026).

Pemeriksaan di Tempat Penjualan Hewan Kurban

Ia menyebut, pemeriksaan akan berlangsung pada seluruh tempat penjualan hewan ternak. 

Baik di pinggir jalan maupun di pasar hewan. Pengecekan sebagai upaya mengantisipasi dan memastikan hewan kurban dalam keadaan layak.

Baca juga: Tiga Rekomendasi Sapi di Tulungagung untuk Hewan Kurban Presiden Prabowo

"Terutama mengantisipasi penyakit, agar tidak ditemukan hewan yang sakit di lapak-lapak penjualan. Nanti tim juga akan terus turun ke lapangan, berkeliling ke seluruh lapak, termasuk pedagang musiman. Jangan sampai ada penyebaran penyakit di lapak hewan kurban," sambung dia.

Lapak Mendapat Sertifikat

Menurut Danang, pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas di lapak pusat kota menunjukkan tak ada hewan ternak yang bermasalah untuk dikurban. Lapak yang telah dicek diberi sertifikat sebagai penanda.

Pelapak musiman di Jalan MH Tamrin, Misdi, mengatakan, penjualan hewan kurban tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. 

Pada Idul Adha tahun lalu, penjualan hewan kurban terbilang berkurang sebab waktunya berdekatan dengan musim kenaikan kelas sekolah.

"Saya sudah jualan tiga hari. Sehari bisa laku sekitar 5 ekor. Kalau tahun lalu, kadang sehari tidak ada. Paling banyak, satu-dua ekor," kata Misdi.

Target Penjualan Kambing dan Domba

Misdi menargetkan, sebanyak 100 ekor kambing dan domba bisa terjual pada tahun ini.

Misdi menjual hewan kurbannya senilai Rp 2 juta hingga Rp 6,5 juta per ekor. Harga bergantung dengan ukuran hewan kurban. Harga tersebut, kata Misdi, naik sekitar 25 persen dari hari-hari biasa.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved