Sosok Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, 'Macan Reserse' yang Kini Jabat Kapolresta Banyuwangi
Profil Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Kapolresta Banyuwangi baru di Jatim. Pakar reserse peraih Pin Emas Kapolri dengan segudang prestasi.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, pakar reserse peraih Pin Emas Kapolri, resmi menjabat sebagai Kapolresta Banyuwangi, Jatim, per Januari 2026.
- Memiliki rekam jejak mentereng dalam mengungkap kasus internasional seperti penyelundupan merkuri, perdagangan manusia, hingga pembunuhan berantai.
- Mengusung visi partisipatif, ia mengajak warga Banyuwangi menjadi "polisi bagi diri sendiri" guna menciptakan keamanan dan ketertiban wilayah yang kondusif.
SURYA.CO.ID, BANYUWANGI – Pucuk pimpinan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) resmi berganti.
Per Januari 2026, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan resmi mengemban amanah sebagai Kapolresta Banyuwangi.
Kehadirannya membawa angin segar, sekaligus harapan baru bagi keamanan di wilayah ujung timur Pulau Jawa tersebut.
Bukan sosok sembarangan, Rofiq adalah perwira menengah Polri yang dikenal sebagai "macan reserse". Rekam jejaknya dalam mengungkap berbagai kasus kriminal kakap, baik skala nasional maupun internasional, menjadi bukti kapasitasnya yang tak main-main.
Spesialis Reserse dengan Segudang Pengalaman
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2001 ini, telah malang melintang di berbagai posisi strategis.
Sebelum berlabuh di Banyuwangi, Rofiq pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim di empat polres berbeda di Jawa Timur, yaitu:
- Kasat Reskrim Polres Mojokerto
- Kasat Reskrim Polres Malang
- Kasat Reskrim Polres Kediri
- Kasat Reskrim Polres Lamongan
- Wadir Reskrimumum Polda Katara
- Dosen Utama Akpol Lemdiklat Polri
Rofiq juga dua kali memimpin kepolisian tingkat resort di Jawa Timur, yakni:
- Kapolres Mojokerto Kota
- Kapolres Pasuruan
Ketajamannya di bidang investigasi, teruji saat ia memimpin pengungkapan kasus-kasus besar. Rofiq beberapa kali terlibat atau bahkan memimpin lansung operasi pengungkapan kasus-kasus kriminal menonjol skala nasional dan internasional. Beberapa di antaranya adalah:
- Pengungkapan illegal fishing jaringan internasional yang merugikan negara ratusan miliar rupiah yang jaringan operasinya berada di Jawa, Bali, NTB dengan tujuan penyelundupan Singapura dan Vietnam.
- Pengungkapan jaringan perdagangan konservasi sumber daya alam dan ekosistem jaringan internasional yang beroperasi di wilayah Jawa, Kalimantan, Sumatera dan NTT.
- Pengungkapan sindikat merkuri ilegal internasional yang beroperasi di wilayah Maluku, Jatim, Kalimantan, Kepulauan Riau, tujuan Singapura dan Malaysia.
- Pengungkapan kasus farmasi olegal yang melibatkan artis terkenal.
- pengungkapan perdagangan manusia jaringan nasional-internasional berkedok penyaluran tenaga kerja tujuan Asia dan Timur Tengah yang beroperasi di Jawa, Bali, dan NTT.
- Pengungkapan home industry sabu-sabu di perumahan elit di Jawa Timur.
- Pengungkapan kejahatan jalanan dengan bahan peledak.
- Pengungkapan mafia bibit pertanian palsu yang beredar di Jawa, Bali, dan Gorontalo
- Pengungkapan 23 kasus pembununah berantai di Jawa timur.
- Pengungkapan jaringan perdagangan uang baru antar provinsi senilai Rp 3,5 miliar.
Peraih Pin Emas Kapolri dan Gelar Doktor Hukum
Prestasi Rofiq di lapangan, sebanding dengan pencapaian akademiknya. Ia merupakan penyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Diponegoro (Undip).
Atas dedikasinya, berbagai penghargaan mentereng telah ia kantongi, sebut saja di antaranya:
- Pin emas Kapolri atas penegakan hukum dan pelayanan publik.
- Penghargaan Komnas Perlindungan Anak atas respons cepat perdagangan manusia di bawah umur.
- Penghargaan Kementerian KKP atas pengungkapan kasus penyelundupan hasil laut
- Penghargaan dari Kementerian LHK terkait penegakan hukum P3H dan KSDAE.
- Nominasi WBBM dari Kemenpan RB
- Penghargaan dari Wildlife Conservation Society Indonesia atas penggagalan penyelundupan satwa dilindungi.
Visi untuk Banyuwangi: Masyarakat Jadi Polisi bagi Diri Sendiri
Mengawali tugasnya di Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat.
Baginya, menjaga keamanan Banyuwangi tidak bisa hanya mengandalkan personel kepolisian semata.
"Tidak mungkin Banyuwangi hanya dijaga oleh polisi. Saya berharap masyarakat Banyuwangi bisa jadi polisi untuk dirinya sendiri. Program ini sudah digaungkan sejak 20 tahun yang lalu," ujar Rofiq saat memberikan keterangan perdana, Senin (12/1/2026).
Rofiq meyakini, jika setiap warga memiliki kesadaran hukum dan keamanan secara mandiri, maka tugas kepolisian akan jauh lebih ringan.
"Jika itu dilaksanakan, kami hanya akan mengakselerasi program agar keamanan, keadilan dan kepastian yang dijamin negara benar-benar dirasakan masyarakat," pungkasnya.
| Khofifah Lepas 163 CJH Muslimat NU Surabaya, Soroti Peluang Ekonomi Haji |
|
|---|
| Trump Kehabisan Amunisi Selama Perang Iran-Israel, Ini Penyebab Stok Rudal Pentagon Menipis |
|
|---|
| Universitas Ciputra Surabaya Buka Tiga Prodi Baru, Jawab Kebutuhan Dokter Spesialis dan Psikolog |
|
|---|
| Kades Lumajang Dibacok, Sampurno Pilih Maaf dan Selesaikan Secara Kekeluargaan |
|
|---|
| Nasib Apes ! Calon PMI Bondowoso Tertipu Dijanjikan Gaji 15 Juta di Brunei, Uangnya Malah Raib |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Kapolresta-Banyuwangi-Kombes-Pol-Rofiq-Ripto-Himawan-1212026.jpg)