Program Bunga Desa, Bupati Banyuwangi Telah Ngantor di 110 Desa
Bupati Ipuk juga melihat langsung potensi satu persatu di desa yang disinggahi, termasuk mengetahui permasalahan
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) Kabupaten Banyuwangi telah dilakukan Bupati Ipuk Fiestiandani sejak 2021. Hingga saat ini, Ipuk telah ngantor di 110 desa
- Berbagai layanan publik dihadirkan. Ipuk juga melihat langsung potensi desa yang disinggahi, termasuk mengetahui permasalahan sekaligus mencari solusinya
- Menurut Ipuk, aspirasi warga ditampung dan dicarikan solusinya. Penyelesaiannya ada yang butuh waktu seperti masalah infrastruktur, ada yang bisa langsung dilaksanakan
SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Sejak tahun 2021 hingga saat ini, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani telah ngantor di 110 desa atau lebih dari separo jumlah desa di Banyuwangi yang mencapai 189 desa.
Dalam kegiatan Program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) ini, Pemkab Banyuwangi menghadirkan berbagai layanan publik hingga menyelesaikan berbagai permasalahan di tingkat desa.
Baca juga: Banyu Kuwung, Pemandian Alami di Lereng Ijen Banyuwangi yang Menyegarkan
Bupati Ipuk juga melihat langsung potensi satu persatu di desa yang disinggahi, termasuk mengetahui permasalahan sekaligus mencari solusi persoalannya.
Bunga Desa Pekan Ini
Seperti pekan ini, Bupati Ipuk menjalani Bunga Desa, yakni di Desa Jelun, Licin, Tamansari, dan Pakel, Kecamatan Licin, Senin (8/12/2025).
Di empat desa itu Ipuk menggeber berbagai kegiatan mulai kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, insfrastruktur, UMKM, pengembangan potensi desa, dialog dengn warga dan tokoh masyarakat, serta beragam program lainnya.
Baca juga: Aturan Baru Alur Mobilitas Kendaraan Saat Nataru di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
Seperti di Desa Jelun digelar pelayanan kesehatan gratis, sarasehan kesehatan mental oleh psikolog untuk para lansia.
Dalam pemeriksaan kesehatan gratis ini, juga terdapat layanan dokter spesialis (Penyakit Dalam dan Geriartri).
"Jadi ketika diperiksa terdapat indikasi gangguan kesehatan, bisa langsung diperiksa dan ditangani oleh dokter spesialis," kata Ipuk.
Layanan Dokter Spesialis di Puskesmas
Saat ini Banyuwangi secara bergilir menghadirkan layanan dokter spesialis di puskesmas, sehingga warga yang membutuhkan layanan dokter spesialis bisa langsung datang ke puskesmas tanpa perlu menempuh jarak jauh ke rumah sakit.
Selain itu Ipuk juga menggelar beragam program sosial seperti bedah rumah warga tak layak huni, bantuan alat usaha Warung Naik Kelas (Wenak), bantuan sembako, hingga santunan anak yatim.
Di sektor pendidikan juga digelar berbagai kegiatan di SMPN 1 Licin mulai pembelajaran Coding dan AI untuk guru, pelatihan Smart Gasing PISA bagi guru, edukasi Kebencanaan bagi siswa oleh BPBD, parenting oleh Psikolog untuk Wali Murid SMP.
Ipuk juga melihat berbagai potensi desa, seperti di Desa Licin Ipuk meninjau sejumlah UMKM dan Wisata Banyukuwung Binaan Bumdes Licin.
Banyu Kuwung merupakan wisata alam yang berupa pemandian mata air alami dengan view pegunungan yang segar.
Terletak di lereng Gunung Ijen, tepatnya di Dusun Panggang, Desa Licin.
| Stok Beras Indonesia Tembus 5 Juta Ton, BULOG Ponorogo Pastikan Aman |
|
|---|
| Pengakuan Man Pelaku Penusukan Kakek 4 Cucu di Surabaya: Saya Sakit Hati |
|
|---|
| Respons Bupati Ony Anwar Pemkab Ngawi Kalah di PTUN Surabaya Soal Kasus Sekdes Tirak |
|
|---|
| Sosok Mohamad Risal Wasal, Dirjen Intram Kemenhub yang Diperiksa KPK Soal Kasus Sudewo Atur Proyek |
|
|---|
| Kisah Kakek 90 Tahun di Lumajang Naik Haji: Dari Merumput ke Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/separuh-jumlah-desa-di-Banyuwangi-yang-mencapai-189-desa.jpg)