Hotel Santika Jemursari
Perlu Delapan Jam untuk Meracik Saus Veal Jus
Beda dengan steak lain yang disuguhkan di atas hotplate, steak khas Sekarwangi Restaurant ini disajikan di atas piring makan persegi.
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Achmad Pramudito
SURYA.co.id | SURABAYA - Di ujung tahun 2015 Hotel Santika Jemursari menghadirkan menu spesial, steak. Beda dengan steak lain yang disuguhkan di atas hotplate, steak khas Sekarwangi Restaurant di Hotel Santika Jemursari ini disajikan di atas piring makan persegi.
Steak di hotel yang berlokasi di Jl Raya Jemursari Surabaya ini ada empat jenis pilihan daging, yaitu rib eye, salmon, tenderloin, dan ayam. Sedang sausnya pun ada empat rasa, yaitu cream sauce, BBQ Sauce, Veal Jus, dan mushroom.
Dua saus andalan untuk campuran steak ini adalah Beure Blanc, yaitu saus klasik ala Prancis berbahan dasar mentega putih dank rim kental. Saus andalan lainnya, Veal Jus, dibuat dari sari pati daging dan tulang steak itu sendiri. Warnanya pekat seperti teh dengan rasa yang gurih dan aroma khas kaldu daging.
“Untuk membuat saus ini diperlukan waktu 8 jam,” kata Chef Latief Purnomo, executive Chef Hotel Santika Jemursari.
Prosesnya diawali dengan memasukkan tulang sapi dalam oven selama tiga jam. Setelah itu, meracik bahan-bahan seperti bawang-bawang, wortel, dan saladri.
“Komposisinya 321, tiga untuk bawang-bawang, 2 wortel, dan satu saladri. Semua ditumis selama lima jam untuk mendapatkan sari patinya,” bebernya.
Menurut Chef Latief, yang juga spesial di menu racikannya adalah cara penyajian daging yang sudah diiris-iris sehingga lebih mudah untuk disantap. “Jadi dagingnya tidak utuh seperti steak lain,” tegasnya.
Sebagai pendamping menu steak ini, ada minuman Strawberry Crush Mocktail. Minuman segar dari campuran buah strawberry dan jeruk yang di-jus bersama air soda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/menu-santika_20151209_101350.jpg)