30 Pelukis Pamer 150 Lukisan di Museum Brawijaya
Terbatasnya ruang yang disediakan membuat panitia hanya mampu menyuguhkan 78 lukisan.
Penulis: Zainuddin | Editor: Rudy Hartono
150 lukisan ini disuguhkan secara berkala. Terbatasnya ruang yang disediakan membuat panitia hanya mampu menyuguhkan 78 lukisan. "Lukisannya akan selalu di-rolling biar pengunjung tidak bosan," kata Ketua Malang Suko, Sudibyo Adi Wahyono.
Pengunjung bisa menikmati beragam lukisan selama pameran berlangsung. Diantara lukisan yang dipamerkan adalah kaligrafi, alam, sketsa wajah, dan sebagainya. Ada pula lukisan yang menampilkan Gus Dur berpakaian baju ala Cina.
Setelah pameran berakhir, komunitas Malang Suko berencana membuka Pasar Seni di halaman sisi utara museum. Pasar ini akan dibuka setiap hari Minggu bersamaan agenda rutin Pemkot Malang, Car Free Day. "Kota Malang belum memiliki pasar seni. Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka pasar seni," tambah pria yang juga guru SMAN 1 Tumpang ini.
Salah satu pengunjung, Edi mengaku senang digelarnya pameran lukisan ini. Pengunjung tidak hanya bisa menikmati barang peninggalan pahlawan yang dihibahkan ke museum. Menurutnya, pengunjung pun bisa menyaksikan lukisan selain yang biasa dipajang di museum.
Selain itu, pengunjung bisa melihat demonstrasi lukisan dari pelukisnya. "Saya sangat senang melihat lukisan. Sekarang bisa melihat langsung pelukisnya melukis," kata Edi.