Petra Gelar Heritage Walk Mengenang Heroisme Surabaya
Tujuh tempat yang memiliki arti penting bagi sejarah kepahlwanan Surabaya, Minggu (4/11) akan dinapak tilasi atau dikunjungi
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Suyanto
Tujuh tempat itu meliputi kampung Bubutan, Korps Cacat Veteran di Jl Rajawali 47, gedung/musium Bank Mandiri di Jl Pahlawan, Gedung Internatio dan Jembatan Merah, Tugu Pahlawan, rumah HOS Tjokroaminoto di Jl Peneleh dan terakhir mengunjungi rumah WR Supratman.
Dra Sally P Tio M Tourism, penanggung jawab acara bertema "Surabaya Heritage Walk-Heroic Trail" ini, mengatakan, kegiatan ini merupakan aplikasi kepedulian UK Petra terhadap perjuangan para pahlawan khususnya Surabaya. "Sehingga dapat menjadi initiative driver yang mampu menggugah kesadaran generasi muda agar tetap menghargai perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan," jelas Sally.
Perjalanan akan diawali dari kampung Bubutan, yang merupakan pemukiman para pejuang Surabaya. Kemudian mengunjungi sekitar 26 keluarga cacat veteran yang dulunya pernah tergabung dalam tentara PETA. Selanjutnya gedung/museum Bank Mandiri, merupakan bank pertama yang memberikan dana perang penjuang Indonesia dan masih disebut Escompto
Lalu gedung Internatio dan jembatan Merah, merupakan tempat tewasnya Brigjen A WS Mallaby, yang memicu perang 10 November. Ditempat itu juga menjadi arena tembak menembak pejuang dengan tentara Belanda.
Sementara Tugu Pahlawan, sebelumnya adalah kantor atas markas tentara PETA yang hancur dan luluh lantak saat perang 10 November lalu. Kegiatan itu sendiri akan berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.