Tren Rambut Pria di Kahf Barber Fest 2025, Ada Korean Style dan Model Rambut Ivy League Cut

Pilihan model tren rambut pria 2025 masih dipengaruhi tampilan gaya dan stylish ala Korea Selatan.

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: irwan sy
Nur Ika Anisa/TribunJatim.com
TREN RAMBUT PRIA - Barber Profesional dari Surabaya, Arif Santoso (Sansan). Sansan menyebut model tren rambut pria 2025 masih dipengaruhi tampilan gaya dan stylish ala Korea Selatan. 

SURYA.co.id, SURABAYA - Pilihan model tren rambut pria 2025 masih dipengaruhi tampilan gaya dan stylish ala Korea Selatan.

"Salah satu yang tengah populer adalah comma hair. Untuk tren potongan rambut pria masih ke Korean Style, masih sangat diminati dan era klasik juga masih oke. Sekarang ini comma hair masih sangat diminati,” ungkap Barber Profesional Surabaya, Arif Santoso, kepada SURYA.co.id, Rabu (6/8/2025).

Gaya rambut comma hair yang menonjolkan poni melengkung disebut sangat cocok dengan tekstur rambut pria Indonesia.

Terlebih bagi yang ingin tampilan rambut medium cut.

Selain itu ada ivy league cut yang juga digemari gen Z dengan potongan simpel tapi styling.

Untuk perawatan rambut pria, Ia menyebut, melibatkan beberapa langkah penting yakni pemilihan sampo jika berketombe, menjaga kebersihan, menggunakan pelembab rambut jika kondisi rambut kering.

“Pomade bisa dipakai segala styling maupun potongan tergantung aktivitas kita. Misal indoor bisa segala macam produk, tapi jika outdoor ada beberapa yang perlu kita hindari seperti water base yang ada kandungan air karena saat kegiatan aktif bisa meleleh ke muka,” ungkap pria yang akrab disapa Sansan.

Beberapa waktu lalu, Sansan bersama dua barber profesional lain yakni Cah Maurel dan Chandra Sani turut membagikan tips potongan dan styling rambut kepada ratusan barber di Surabaya dalam acara Kahf Barber Fest yang digelar di Fairway Nine Mall, Kamis (31/8/2025).

Acara ini menjadi forum edukasi sekaligus kolaborasi dalam membahas tren gaya rambut pria dan kiat membangun bisnis barbershop.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian roadshow Kahf Barber Fest di enam kota besar Indonesia, sebagai bentuk dukungan Kahf, brand grooming pria milik ParagonCorp, terhadap komunitas barber dan perkembangan industri penampilan pria.

“Kami melihat market laki-laki sangat luas. Tahun 2019 kami meluncurkan Kahf untuk menjawab kebutuhan grooming pria mulai dari body wash, face wash, hingga hair styling seperti pomade,” ujar Dito Wicaksono, Region Lead Handling Colour and Man Category di ParagonCorp, saat ditemui di sela-sela acara.

Menurut Dito, tren gaya hidup pria pasca-pandemi mengalami peningkatan signifikan.

Jika dulu selama pandemi pria lebih santai di rumah, kini penampilan kembali menjadi prioritas.

“Siapa sih cowok yang nggak mau glowing? Rambut keren, muka bersih, tapi tetap terjangkau. Makanya kami hadir dan ajak komunitas barber untuk edukasi soal itu,” lanjutnya.

Kahf Barber Fest juga menjadi sarana memperkenalkan produk pomade Kahf yang dikembangkan berdasarkan riset kondisi rambut pria Indonesia.

Pomade ini dirancang untuk digunakan setelah potong rambut agar tampilan semakin maksimal.

“Kami biasanya support event sport seperti lari, naik gunung, basket, dan golf. Tapi sekarang kami ingin lebih dekat dengan dunia barber yang langsung bersentuhan dengan produk kami,” pungkas Dito.

Kegiatan ini menghadirkan tiga barber profesional sebagai pembicara, yang membagikan teknik potong rambut kekinian dan pemahaman tren gaya rambut pria yang semakin dinamis.

Salah satu barber yang tampil sebagai narasumber adalah Candra Sani, barber asal Kediri yang kini telah memiliki empat cabang barbershop.

Dalam sesi workshop, Candra membagikan kisah perjuangannya membangun usaha dari nol hingga bangkit setelah sempat bangkrut saat pandemi.

“Saya sharing soal potongan modern klasik, juga bagaimana jatuh bangun saya membangun bisnis barber. Kuncinya harus optimis dan percaya bahwa setiap proses pasti ada hasilnya,” ujar Candra.

Candra juga menyebut tren barbershop di daerah seperti Kediri kini semakin berkembang.

Anak-anak muda semakin sadar bahwa gaya rambut tidak bisa sembarangan dan harus sesuai karakter.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved